Pengetahuan, Hati, dan Motivasi

Minggu, 24 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengetahuan, Hati, dan Motivasi

Pengetahuan, Hati, dan Motivasi

Ada begitu banyak seminar dan pelatihan motivasi, namun mengapa semangat kerja tidak bertahan lama?

Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita perhatikan berbagai fenomena yang umum terjadi di tengah-tengah kita. Bagi perokok, mereka tahu bahwa merokok itu berbahaya.

Ada begitu banyak informasi tentang bahaya rokok yang menyebar di berbagai media. Namun semua informasi itu tidak membuat seseorang berhenti merokok.

Bahkan penelitian menunjukkan bahwa informasi akan bahaya rokok justru memicu perokok untuk tetap merokok. Fenomena lainnya adalah ada begitu banyak kaum beragama yang menurut mereka bahwa mereka percaya adanya Tuhan.

BACA JUGA :  Jika Perasaan Tidak Lenyap, Takdir Takkan Lenyap

Namun walau mereka mengetahui bahwa Tuhan itu ada, akan tetapi tidak ada semangat yang mendorong mereka untuk beribadah kepada-Nya.

Banyak di antara kita tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Namun semua itu tidak mendorong untuk konsisten melakukan perbuatan baik.

Dalam dunia kerja, terdapat berbagai platform positif yang menjadi budaya kerja, tapi toh banyak yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Berbagai reward diberikan, tapi lagi-lagi semua itu hanya bersifat sementara dalam memotivasi karyawan.

BACA JUGA :  Kata-kata Bijak

Proses berpikir terjadi di otak, namun tindakan dan perbuatan kita dilakukan oleh tubuh. Ini menunjukkan bahwa apa yang kita ketahui, tidak serta merta terprogram menjadi sebuah perbuatan dan kebiasaan. Ada jarak antara pengetahuan dan keyakinan.

Ada rentang antara ilmu dan hati. Sehingga selama sebuah pengetahuan belum menjadi sebuah keyakinan, maka selama itu pula tidak akan muncul tenaga pendorong yang mendorong lahirnya sebuah tindakan.

Saat seseorang memikirkan hal-hal yang konstruktif dan positif, pengetahuan itu belum tentu dijalankan sebagai sebuah perbuatan selama tubuh tidak menerima pengetahuan tersebut.

BACA JUGA :  Bekerja dan Bersyukur

Dan agar tubuh bisa tergerak melakukan suatu perbuatan atas landasan pengetahuan itu, pengetahuan yang telah diolah di otak mesti terhayati sepenuhnya di hati kita.

Otak dan hati akhirnya koheren. Keadaan mental inilah yang melahirkan motivasi internal. Motivasi yang lahir dari kesadaran diri, bukan karena faktor-faktor eksternal.

 

Penulis : Syahril Syam, ST, C.Ht, L.NLP Pakar Pengembangan Diri

Artikel Pilihan

Rahasia Napas Membuka Pintu Rezeki
Kebiasaan Orang yang Sulit Dikalahkan Keadaan
Kebiasaan Diam-diam yang Merusak Kualitas Hidup
Cara Melatih Pikiran agar Tidak Mudah Dikendalikan Emosi
Energi Pikiran: Bagaimana Fokus Mengubah Perilaku dan Hasil Hidup
Rahasia Mengubah Hidup Dimulai dari Cara Berpikir
Pencerahan Motivasi Spiritual: Jangan Putus Asa dan Kejar Mimpi
Motivasi Jangan Menyerah: Bangkit dan Tetap Semangat

Artikel Pilihan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:23 WITA

Rahasia Napas Membuka Pintu Rezeki

Senin, 1 Juni 2026 - 01:13 WITA

Kebiasaan Orang yang Sulit Dikalahkan Keadaan

Senin, 1 Juni 2026 - 00:53 WITA

Kebiasaan Diam-diam yang Merusak Kualitas Hidup

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:05 WITA

Cara Melatih Pikiran agar Tidak Mudah Dikendalikan Emosi

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:52 WITA

Energi Pikiran: Bagaimana Fokus Mengubah Perilaku dan Hasil Hidup

Artikel Lainnya

Ilustrasi

Motivasi

Rahasia Napas Membuka Pintu Rezeki

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:23 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Rahasia Energi Napas yang Jarang Diketahui

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:02 WITA