Persepsi Adalah Penghadang Mental (Bagian 3)

Selasa, 16 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Ini adalah faktor terakhir dari 3 faktor penghadang mental yang menjadi penghalang, penghambat perkembangan dalam hidupmu.

Dan ini yang paling signifikan sekaligus pembentuk realita jalan hidupmu.

Persepsi adalah senjata sekaligus musuh berbahaya bagimu.

Saya ingin menjelaskan dulu kepadamu apa yang saya maksud sebagai persepsi.

Persepsi adalah anggapan, prasangka, atau saya lebih suka dengan Ketetapan mu terhadap sesuatu.

Jika kamu dikhianati sahabatmu, kamu sakit hati, dan hidupmu menjadi berantakan.

Kamu menetapkan bahwa “karena dikhianati, maka hidupmu berantakan.” Ini adalah Persepsimu. Dan hidupmu memang menjadi berantakan sesuai Persepsimu terhadap kejadian itu.

BACA JUGA :  Visualisasi untuk Anak dalam Mencapai Tujuan

Persepsimu adalah Realitamu. Maka dirimulah yang menjadikan realitamu. Apa pun yang kamu persepsikan, menjadi realitamu.

Bagaimana kalau kamu ubah persepsimu?

Kamu menetapkan bahwa pengkhianatan sahabatmu terhadapmu Tidak membuat hidupmu berantakan. Mungkin kecewa, tapi itu hanya reaksi sesaat. Sedangkan hidupmu akan selalu baik-baik saja.

Maka hidupmu akan baik-baik saja, sesuai persepsimu terhadap hidupmu.

Persepsi positif menjadikan realita hidup positif. Persepsi negatif menjadikan realita hidup negatif.

Simple ya?

Tetapi terlalu banyak manusia dipenuhi rasa khawatir, takut, ragu, was-was, sehingga mereka cenderung berpersepsi negatif atas dirinya sendiri.

Darimanakah datangnya rasa khawatir, takut, ragu itu?

BACA JUGA :  Atasi Depresi dengan Hypnotherapy

Jawab: Dari Pengaruh Eksternal

Kebanyakan orang berpersepsi bahwa trauma itu sulit bahkan tidak mungkin dimurnikan. Maka ia akan selalu tebelenggu oleh traumanya sendiri.

Kebanyakan pula orang berpersepsi bahwa ia harus takut, tunduk dan patuh pada segala aturan yang berlaku di lingkungannya atau takut pada anggapan orang lain. Maka ia akan selalu terbelenggu oleh pengaruh eksternalnya.

BACA JUGA :  Tepukan Pembebasan Emosi dan Buang Sial

Sudah cukup berat untuk murni dari trauma dan lepas pengaruh eksternal, ditambah dengan membelenggu diri dengan Persepsi negatif atas dirinya sendiri. Kebebasan mental akan semakin sulit dicapai

Bagaimana bisa merasakan nikmat dan rahmat Tuhan yang berkelimpahan ini bila demikian?

Bebaskan dirimu dari Persepsi negatifmu!

Bebaskan dirimu dari Persepsi Eksternal terhadamu!

Sedangkan Tuhan pun berkata, “Aku adalah sesuai persepsi manusia terhadapKu.

Begitu pula dengan; Dirimu adalah persepsimu terhadap dirimu sendiri. Dan; hidupmu adalah persepsimu terhadap hidupmu

Artikel Pilihan

Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?
Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat
Mengenal Skizofrenia dan Cara Penyembuhan Lewat Hipnoterapi
Sembuhkan Ginjal, Jantung, Paru-Paru Lewat Cara Ini
Virus Tak Perlu Ditakuti
Olah Nafas dan Kenali Diri: Kunci Ketenangan Batin
Cara Atasi Anxiety
Mindfulness: Teknik dan Tips

Artikel Pilihan

Sabtu, 4 April 2026 - 08:45 WITA

Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:30 WITA

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Rabu, 5 November 2025 - 23:16 WITA

Mengenal Skizofrenia dan Cara Penyembuhan Lewat Hipnoterapi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:45 WITA

Sembuhkan Ginjal, Jantung, Paru-Paru Lewat Cara Ini

Rabu, 8 Januari 2025 - 15:40 WITA

Virus Tak Perlu Ditakuti

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA