Atasi Depresi dengan Hypnotherapy

Senin, 19 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Depresi

Ilustrasi Depresi

Apakah di antara anda ada yang pernah mengalami depresi tanpa tahu sebab musababnya sampai membuat anda semakin stress karena tidak ketemu jawabannya?.

Bisa jadi terlalu banyak hal yang sulit anda mengerti mendistorsi perjalanan hidup anda. Sebaiknya anda kenali gejala dibawah ini:

Gejala depresi bisa timbul dalam bentuk fisik maupun psikologis. Secara garis besar ada beberapa gejala fisik biasanya menyertai depresi. Gejala itu seperti :

  • Gangguan pola tidur

    Sulit tidur, terlalu banyak atau terlalu sedikit)

  • Menurunnya tingkat aktivitas.

    Pada umumnya, orang yang mengalami depresi menunjukkan perilaku yang pasif, menyukai kegiatan yang tidak melibatkan orang lain seperti nonton TV, makan, tidur dll.

  • Menurunnya efisiensi kerja.

    Penyebabnya jelas, orang yang terkena depresi akan sulit memfokuskan perhatian atau pikiran pada suatu hal, atau pekerjaan.

    Sehingga, mereka juga akan sulit memfokuskan energi pada hal-hal prioritas.

    Kebanyakan yang dilakukan justru hal-hal yang tidak efisien dan tidak berguna, seperti misalnya ngemil, melamun, merokok terus menerus, sering menelpon yang tak perlu.

    Yang jelas, orang yang terkena depresi akan terlihat dari metode kerjanya yang menjadi kurang terstruktur, sistematika kerjanya jadi kacau atau kerjanya jadi lamban.

  • Menurunnya produktivitas kerja

    Orang yang terkena depresi akan kehilangan sebagian atau seluruh motivasi kerjanya.

    Sebabnya, ia tidak lagi bisa menikmati dan merasakan kepuasan atas apa yang dilakukannya.

    Ia sudah kehilangan minat dan motivasi untuk melakukan kegiatannya seperti semula.

    Oleh karena itu, keharusan untuk tetap beraktivitas membuatnya semakin kehilangan energi karena energi yang ada sudah banyak terpakai untuk mempertahankan diri agar tetap dapat berfungsi seperti biasanya.

    Mereka mudah sekali lelah, capai padahal belum melakukan aktivitas yang berarti !

  • Mudah merasa letih dan sakit

    Jelas saja, depresi itu sendiri adalah perasaan negatif. Jika seseorang menyimpan perasaan negatif maka jelas akan membuat letih karena membebani pikiran dan perasaan dan ia harus memikulnya di mana saja dan kapan saja, suka tidak suka!

Sedangkan gejala psikologis yang biasanya terasa oleh orang yang mengalami depresi antara lain:

  • Kehilangan rasa percaya diri

    Penyebabnya, orang yang mengalami depresi cenderung memandang segala sesuatu dari sisi negatif, termasuk menilai diri sendiri.

    Pasti mereka senang sekali membandingkan antara dirinya dengan orang lain.

    Orang lain dinilai lebih sukses, pandai, beruntung, kaya, lebih berpendidikan, lebih berpengalaman, lebih diperhatikan oleh atasan, dan pikiran negatif lainnya.

  • Sensitif

    Orang yang mengalami depresi senang sekali mengaitkan segala sesuatu dengan dirinya. Perasaannya sensitif sekali, sehingga sering peristiwa yang netral jadi dipandang dari sudut pandang yang berbeda oleh mereka, bahkan disalahartikan.

    Akibatnya, mereka mudah tersinggung, mudah marah, perasa, curiga akan maksud orang lain (yang sebenarnya tidak ada apa-apa), mudah sedih, murung, dan lebih suka menyendiri.

  • Merasa diri tidak berguna

    Perasaan tidak berguna ini muncul karena mereka merasa menjadi orang yang gagal terutama di bidang atau lingkungan yang seharusnya mereka kuasai.

    Misalnya, seorang manajer mengalami depresi karena ia dimutasikan ke bagian lain.

    Dalam persepsinya, pemutasian itu disebabkan ketidakmampuannya dalam bekerja dan pimpinan menilai dirinya tidak cukup memberikan kontribusi sesuai dengan yang diharapkan.

  • Perasaan bersalah

    Perasaan bersalah terkadang timbul dalam pemikiran orang yang mengalami depresi.

Mereka memandang suatu kejadian yang menimpa dirinya sebagai suatu hukuman atau akibat dari kegagalan mereka melaksanakan tanggung jawab yang seharusnya dikerjakan.

Banyak pula yang merasa dirinya menjadi beban bagi orang lain dan menyalahkan diri mereka atas situasi tersebut.

  • Lebih suka menyendiri

    Mereka merasa tidak mampu untuk bersikap terbuka dan secara aktif menjalin hubungan dengan lingkungan sekalipun ada kesempatan.

Permasalahan sesungguhnya yang dialami orang yang depresi adalah tidak mau atau malu mencari bantuan untuk menyembuhkan depresi.

Mereka memilih untuk menyimpan sendiri beban pikiran dan perasaannya.

Terutama apabila depresi terjadi pada orang yang terkenal dan dihormati masyarakat.

Mereka takut dianggap tidak mampu mengatasi masalahnya sendiri atau tidak mau dianggap gila.

Depresi bukan lah penyakit jiwa yang tidak bisa disembuhkan. Semua bisa disembuhkan dengan cara dan treatment yang tepat. Dan anda boleh mencoba hipnoterapi.

 

BACA JUGA :  Hypnotherapy Atasi Gangguan Psikosomatik

Artikel Pilihan

Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?
Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat
Mengenal Skizofrenia dan Cara Penyembuhan Lewat Hipnoterapi
Sembuhkan Ginjal, Jantung, Paru-Paru Lewat Cara Ini
Virus Tak Perlu Ditakuti
Olah Nafas dan Kenali Diri: Kunci Ketenangan Batin
Cara Atasi Anxiety
Mindfulness: Teknik dan Tips

Artikel Pilihan

Sabtu, 4 April 2026 - 08:45 WITA

Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:30 WITA

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Rabu, 5 November 2025 - 23:16 WITA

Mengenal Skizofrenia dan Cara Penyembuhan Lewat Hipnoterapi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:45 WITA

Sembuhkan Ginjal, Jantung, Paru-Paru Lewat Cara Ini

Rabu, 8 Januari 2025 - 15:40 WITA

Virus Tak Perlu Ditakuti

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA