Ke-Aku-an Diri Mematikan Akses Kesadaran Hidup

Senin, 24 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Ke-Aku-an merupakan EGO yang menjadikan kita Angkuh dan Sombong.

Sifat sombong yang sering kita lakukan tanpa sadar yakni “Merasa paling berjasa”, dan “Merasa Paling Benar”

❌ Aku kan lebih baik dari dia

❌ Aku kan lebih kaya dari dia

❌ Aku lebih pintar dari dia

❌ Aku kan lebih cantik dari dia

❌ Aku kan yang menolong dia, kalau bukan aku dia gak bisa seperti itu. Dan seterusnya….

BACA JUGA :  Dahsyatnya Kekuatan Hati yang Jernih

Apa bedanya perkataan-perkataan di atas dengan perkataan Iblis:

“Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”

Bentuk Ke-Akuan diri sangat berdampak ke hal agreasifitas, daya kompetisi, keserakahan, sifat manipulatif, dan rasa kepemilikan.

Keakuan bersifat merusak, bukan kasih sayang yang memelihara.

Keakuan bukan cinta, di sana tidak terdapat kearifan dan keseimbangan.

Ketika pikiran mengenali suatu objek sebagai hiburan atau pelepasan, artinya batin berada di dalam konflik.

BACA JUGA :  Hati-hati! Flexing Itu Jadi Celah Kriminal Juga Berdampak Negatif

Konflik terjadi karena merasa Ke-akuan

Sadar tidak membutuhkan cara, objek, atau gagasan apa pun.

Maka Hilangkanlah KeAkuan diri dengan mengaji diri

Hidup kita ini hanya menumpang harta Tuhan, dengan itu kembalikanlah harta itu kepada-Nya

Jika masih menginjak tanah janganlah bersikap langit

Kesadaran inilah yang seharusnya kita bangun.

Tidaklah engkau itu ada akan tetapi AKUlah yang ADA pada sekalian yang ada

AKUlah yang zahir dan AKUlah yang batin, sesungguhnya zahirKU batin bagimu dan batinKU rahasia bagimu.

BACA JUGA :  Eksistensi di Antara Dua Dunia

Maka pada hakikat yang sebenarnya kita ini tidak ada. Yang ADA itu adalah Allah yang Maha Esa. DIA lah yang eksis

Kita saat ini terlalu sibuk mengejar KeAkuan diri, mengejar dunia, sampai kita lupa bagaimana, kabarnnya daun Sidrath al Muntaha yang bertuliskan nama kita semua apakah masih kokoh atau sudah akan hampir terjatuh

Artikel Pilihan

Aku, Ego, dan Melampaui Dualitas: Apa yang Sebenarnya Dimaksud?
Aku Adalah Pikiran dan Cerita Hidupku: Mengapa Ego Sulit Dilepaskan?
Membongkar Mitos Mata Batin, Mengapa 90 Persen Orang Gagal
Mengapa Intuisi Sering Lebih Tajam dari Logika?
Semesta, Energi, dan Kosmologi: Membaca Pola Realitas
Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat
Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati
Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu

Artikel Pilihan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aku, Ego, dan Melampaui Dualitas: Apa yang Sebenarnya Dimaksud?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:14 WITA

Aku Adalah Pikiran dan Cerita Hidupku: Mengapa Ego Sulit Dilepaskan?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:14 WITA

Membongkar Mitos Mata Batin, Mengapa 90 Persen Orang Gagal

Senin, 1 Juni 2026 - 01:38 WITA

Mengapa Intuisi Sering Lebih Tajam dari Logika?

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:42 WITA

Semesta, Energi, dan Kosmologi: Membaca Pola Realitas

Artikel Lainnya

Ilustrasi

Motivasi

Rahasia Napas Membuka Pintu Rezeki

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:23 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Rahasia Energi Napas yang Jarang Diketahui

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:02 WITA