Melayani dan Menjual

Rabu, 13 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penjualan

Ilustrasi Penjualan

Dan Lok yang juga dijuluki atau dikenal dengan nama The King Of High-Ticket Sales berkata :

“Ingat, orang tidak membeli dari Anda karena mereka memahami apa yang Anda jual – mereka membeli dari Anda karena mereka merasa dipahami.”

Kata bijak Dan Lok dalam dunia penjualan ini tidak hanya tentang sekadar teknik menjual. Akan tetapi sangat terkait dengan hati (emosi/perasaan).

Salah seorang sufi pernah berkata bahwa hati bagi tubuh laksana pemimpin bagi anggotanya. Artinya apa yang ada di hati, maka itu pulalah yang menjadi penggerak atau tidak bergeraknya tubuh kita.

Secara gamblang neurosains menunjukkan bahwa hanya pikiran yang telah memiliki muatan emosional sajalah yang bisa memicu sistem saraf otonom kita, yang dengan itu membuat kita bergerak.

BACA JUGA :  Impian Tercapai Bukan Karena “Semesta Bekerja Magis”

Selama suatu pikiran tidak terkoneksi dengan hati, maka selama itu pula tidak ada daya dorong untuk menggerakkan tubuh.

Dari hal ini nampak jelas bahwa ada dua konteks yang berkenan dengan menjual.

Pertama adalah teknik menjual. Dan ini lebih banyak berkaitan dengan tubuh kita. Mulai dari cara berbicara, tatapan mata, postur tubuh, mirroring, hingga waking hypnosis. Dan yang kedua adalah hati yang berkenan dengan jiwa kita.

Neurosains telah membuktikan bahwa pada hati inilah tersimpan energi yang kuat dan pengontrol medan elektromagnetik pada diri kita.

Selain itu, yang memberikan pengaruh terhadap jiwa adalah sesuatu yang muncul dari jiwa dan kembali kepada jiwa, yang dalam hal ini berasal dari hati kita, yaitu kesadaran, motivasi, niat, ekspektasi, dan hasrat.

BACA JUGA :  Bergulat dengan Pikiran Sendiri

Apa yang disampaikan oleh Dan Lok di atas adalah tentang bagaimana hati kita saat melakukan penjualan. Apakah hati kita semata hanya berharap uang dari calon pembeli.

Ataukah hati kita benar-benar ingin melakukan pelayanan yang terbaik bagi calon pembeli.

Secara lahiriah, tindakan yang dilakukan oleh tubuh adalah sama, yaitu melakukan penjualan. Namun dari sisi non materi (hati), ada perbedaan yang sangat jauh antara hati yang fokus pada menghasilkan uang semata dengan hati yang fokus pada melayani.

Bagi hati yang hanya fokus pada memenangkan transaksi penjualan semata, maka seperti kata Dan Lok, hatinya hanya fokus memberikan pemahaman produknya kepada calon pembeli.

BACA JUGA :  Emosi Sebagai Pengikat Persepsi dan Kunci Merubah Diri

Berbeda dengan hati yang melayani, maka kita akan fokus pada bagaimana memahami perasaan calon pembeli kita.

Karena hati juga merupakan pengontrol medan energi tubuh, maka perbedaan niat, hasrat, dan motivasi, akan menentukan perbedaan dalam tingkat penjualan.

Oleh karena itu, begitu banyak para penjual mulai dari pedagang, spg, sales, marketing, baik yang secara offline dan online sangat jarang kita jumpai mereka menjual dengan memahami perasaan calon pembeli yang ada adalah uang semata-mata.

Pelanggan yang berhasil terinspirasi untuk mengasosiasikan merek dengan emosi atau suasana hati tertentu, telah lama dianggap sebagai ‘puncak pemasaran’ dalam ritel modern.

Artikel Pilihan

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan
Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli
Kita Hidup di Cerita Orang Lain
Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya
Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil
Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama
Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang
Mendobrak Rezeki Uang Berlimpah Lewat Alam Bawah Sadar

Artikel Pilihan

Senin, 20 April 2026 - 15:08 WITA

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan

Senin, 20 April 2026 - 14:26 WITA

Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli

Senin, 20 April 2026 - 14:14 WITA

Kita Hidup di Cerita Orang Lain

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WITA

Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WITA

Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA