Ini Tips Puasa bagi Penderita Sakit Maag

Rabu, 22 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Ada banyak tips puasa bagi penderita sakit maag. Tips ini penting untuk diterapkan agar ibadah puasa yang Anda jalani tetap lancar, nyaman, dan tidak menimbulkan keluhan sakit maag.

Sakit maag atau dispepsia adalah istilah untuk sejumlah gejala tidak nyaman pada perut bagian atas, seperti lambung perih, perut begah, kembung, dan sensasi terbakar di ulu hati.

Beragam faktor bisa memicu kambuhnya sakit maag, termasuk pola makan tidak teratur, konsumsi makanan yang mengandung gas, dan stres.

Berpuasa selama bulan Ramadan bisa terasa berat bagi penderita sakit maag yang kerap dianjurkan untuk tidak melewatkan waktu makan. Namun, bukan berarti penderita sakit maag tidak boleh berpuasa,

Ini Beberapa Tips Puasa bagi penderita sakit maag berikut:

1. Makan secukupnya saat sahur dan berbuka

Makan terlalu banyak dalam satu waktu dapat membuat lambung bekerja lebih keras. Hal ini dapat memicu munculnya keluhan, misalnya perut begah dan terasa penuh.

BACA JUGA :  Sembuh dari Gerd Anxiety dan Psikosomatik, Apa Kata Mereka?

Oleh dari itu, saat sahur dan berbuka, makanlah dengan perlahan dan dalam jumlah secukupnya. Hindari makan dalam jumlah yang banyak dalam satu waktu.

Contohnya, saat berbuka awali dengan mengonsumsi makanan yang ringan dahulu, kemudian baru dilanjutkan dengan makan besar.

Jika Anda masih lapar setelah berbuka, misalnya setelah salat tarawih, cukup konsumsi camilan ringan yang sehat, seperti kurma, pisang, granola, atau biskuit.

2. Jangan makan terburu-buru

Selama menjalani ibadah puasa, kadang mungkin Anda terlambat bangun saat sahur. Namun ingat, jangan terburu-buru menghabiskan makanan. Selain itu, hindari makan sembari mengobrol.

Kebiasaan makan terlalu cepat, apalagi sambil mengobrol, bisa membuat banyak udara masuk ke saluran cerna dan memicu sakit maag. jadi, usahakanlah untuk  bangun lebih pagi agar bisa bersantap sahur dengan tenang dan perlahan

3. Hindari makanan pemicu sakit maag

Sebisa mungkin hindari mengonsumsi makanan yang berpotensi memicu sakit maag, baik saat sahur maupun berbuka, misalnya makanan yang terlalu berlemak, makanan siap saji, seperti sosis dan pizza, acar, dan makanan yang terlalu asam.

BACA JUGA :  Ramadan Momentum Perbaiki Gaya Hidup

Demikian juga dengan minuman, pilihlah minuman yang tidak mengandung kafein dan soda untuk menghindari munculnya keluhan sakit maag.

4. Pilih menu makan yang tepat

Saat berbuka dan sahur, pilihlah sajian yang cocok dikonsumsi penderita sakit maag, seperti nasi dan oatmeal. Jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan ini dapat mengurangi risiko munculnya keluhan maag karena dapat menyerap asam lambung berlebih.

Selain itu, konsumsilah daging rendah lemak, seperti dada ayam dan ikan, serta buah yang tidak asam, seperti apel, pisang, dan pir.

Penderita maag juga disarankan untuk memasak makanan dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus.

5. Hindari tidur setelah makan

Setelah sahur, Anda mungkin masih mengantuk dan ingin kembali tidur. Namun, sebaiknya jangan langsung tidur setelah makan. Ini karena langsung tidur setelah makan bisa memicu sakit maag.

BACA JUGA :  Self Hypnosis untuk Mengatasi Kecemasan Berlebih

Namun, bila rasa kantuk tidak tertahankan, Anda bisa tidur dengan posisi setengah duduk. Jadi, posisi kepala dan bahu tetap lebih tinggi daripada perut.

Caranya adalah dengan menyangga kepala dan bahu dengan tumpukan bantal. Posisi ini dapat mencegah makanan kembali ke kerongkongan.

6. Kendalikan emosi

Saat berpuasa, sebisa mungkin kendalikanlah emosi dan kelola stres dengan baik. Hal ini karena tujuan berpuasa bukan hanya untuk menahan rasa lapar, tetapi juga menahan hawa nafsu, seperti emosi marah dan sedih. Selain berpahala, ini juga dapat menurunkan risiko munculnya keluhan sakit maag.

Caranya, beristirahatlah sejenak jika Anda lelah dan lakukan sejumlah teknik relaksasi, latihan pernapasan, atau yoga ketika Anda merasa stres.

Bila keluhan masih juga muncul meski Anda telah menerapkan tips puasa bagi penderita sakit maag seperti yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Artikel Pilihan

Olahraga Saat Puasa, Kapan Waktu Terbaik dan Seberapa Aman?
Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari
Rahasia Kelaki-lakian: ‘Viagra Alami’ dari Bit, Bayam, Ubi, dan Tomat
Epilepsi: Penyebab, Risiko Kejang di Tempat Umum, dan Peran Hipnoterapi
Puasa Aktifkan Autofagi, Proses Perbaikan Sel
Waspada! Kebanyakan Tidur Saat Puasa Bisa Bahaya
Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Berbuka Puasa
Habis Berbuka Puasa Malah Lemas? Begini Cara Mengatasinya!

Artikel Pilihan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:11 WITA

Olahraga Saat Puasa, Kapan Waktu Terbaik dan Seberapa Aman?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:59 WITA

Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari

Sabtu, 20 September 2025 - 16:23 WITA

Rahasia Kelaki-lakian: ‘Viagra Alami’ dari Bit, Bayam, Ubi, dan Tomat

Senin, 12 Mei 2025 - 22:00 WITA

Epilepsi: Penyebab, Risiko Kejang di Tempat Umum, dan Peran Hipnoterapi

Rabu, 5 Maret 2025 - 13:14 WITA

Puasa Aktifkan Autofagi, Proses Perbaikan Sel

Artikel Lainnya

Ilustrasi Perang Timur Tengah

Motivasi

Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang

Kamis, 5 Mar 2026 - 00:41 WITA

Ilustrasi

Hypnotherapy

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Sabtu, 21 Feb 2026 - 22:30 WITA

Ilustrasi

Health

Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:59 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Ramadan Momentum Perbaiki Gaya Hidup

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:47 WITA