Hypnotherapy

Stres Kronis, Egois dan Kinerja

Icky
×

Stres Kronis, Egois dan Kinerja

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Stres
Ilustrasi Stres

Stres terjadi ketika kita menghadapi situasi yang baru, situasi yang tak terduga, situasi yang tak diharapkan, tantangan, hambatan, dan masalah

Dimana semua itu menbuat diri kita kehilangan kesetimbangan sehingga respons yang hadir adalah melawan atau lari.

Melawan bisa diartikan menghadapi hal yang memicu stres. Dan lari bisa diartikan sebagai menghindari kenyataan.

Namun pada dasarnya semua pemicu stres bersifat positif. Makanya ada yang disebut stres positif.

Seorang yang baru berhadapan dengan konflik dalam rumah tangga, pekerjaan yang menumpuk, tekanan dari orang tua, tekanan dari atasan, diputus cinta, menghadapi semua masalah anak,

Selanjutnya, gaji yang terlambat masuk, demam panggung, menghadap bos di ruangannya, perubahan cuaca, makanan yang tidak sesuai harapan, dan hampir seluruh hal yang berkaitan dengan kelangsungan hidup sehari-hari adalah pemicu stres.

Semua itu sebenarnya adalah tantangan; bisa juga disebut hambatan atau masalah. Dan semua itu pada dasarnya menjadi pemicu bagi kita untuk menjadi lebih semangat, lebih bijak, dan lebih dewasa.

BACA JUGA :  Ketika Ego Runtuh: Mengapa Kesadaran Tertinggi Ditakuti Manusia?

Ketika kita benar-benar mau belajar, mau berubah, dan mau menghadapi dan menerima kenyataan hidup. Inilah stres positif.

Stres positif berubah menjadi stres kronis ketika semua hal itu dihindari, tidak mau belajar, tidak mau berubah, tidak mau bersikap bijak, tidak mau menjadi dewasa, dan cenderung lari dari kenyataan hidup.

Pada akhirnya, orang, benda, tempat, peristiwa, waktu, menjadi pemicu stres yang bersifat rutin. Mulai saat membuka mata di waktu bangun hingga menutup mata di saat tidur, semuanya mengakibatkan stres.

Stres rutin yang berkelanjutan inilah yang disebut stres kronis. Atau dengan kata lain, hampir semua hal yang berkaitan dengan kelangsungan hidup sehari-hari senantiasa menyebabkan hadirnya stres rutin yang kronis.

Dan karena keseharian hidupnya selalu dipenuhi stres rutin, maka menjadi wajar jika energinya habis hanya untuk berusaha menenangkan dan menyenangkan dirinya sendiri.

Bahkan berharap orang, benda, tempat, peristiwa, dan waktu mesti berubah mengikuti keinginan hatinya.

BACA JUGA :  Hypnotherapy untuk Mengatasi Malas Secara Efektif dan Alami

Boro-boro mikir orang lain dan yang lain, mikir diri sendiri saja belum selesai-selesai. Inilah yang disebut egois.

Karena stres kronis cenderung membuat seseorang menjadi egois, maka menjadi wajar kinerjanya pun menurun. Dan selalu berharap segala hal di luar dirinya mesti berubah demi kenyamanan dirinya.

Kinerja sebagai suami/istri, kinerja sebagai orang tua, kinerja sebagai pelajar, kinerja sebagai pekerja, semuanya cenderung menurun. Bawaannya selalu malas dan jenuh.

Yang terjadi pada kebanyakan orang adalah cenderung keluar rumah dan mencari kenyamanan diri. Tidak betah di rumah. Karena begitu buka mata dan melihat pasangan sudah langsung stres.

Melihat anak, stres. Melihat rumah berantakan, stres. Melihat PR sekolah, stres. Melihat dan mendengar yang itu-itu saja, stres.

Dan memori pun ikut membuat stres. Karena tiba-tiba memikirkan pekerjaan, memikirkan deadline, memikirkan kenangan buruk.

Dan semua memori yang memicu hadirnya stres. Rumah bukan lagi surga, tapi rumah telah menjadi tempat stres.

BACA JUGA :  Law of Attraction dalam Momen Kesadaran Hati

Inilah hidup yang ketika maju stres, mundur pun stres. Secara eksternal, menghadapi orang, benda, tempat, dan peristiwa membuat stres.

Secara internal pun demikian, ketika memikirkan orang, benda, tempat, dan peristiwa juga membuat stres.

Stres rutin yang kronis dan berkepanjangan inilah yang menyebabkan munculnya beragam penyakit jiwa dan medis di usia paruh baya (bahkan sudah banyak yang melanda usia muda).

Mulai dari depresi, kecemasan, halusinasi, hingga penyakit medis yang banyak melanda masyarakat zaman now.

Jadi sering keluar rumah untuk mencari hiburan dan kenyamanan diri hanyalah bentuk pengalihan sementara, yang pada dasarnya akan membuat semakin stres.

Karena pada akhirnya hidup ini mesti dijalani dengan segala rutinitasnya. Daripada berusaha mencari pengalihan berupa kesenangan di luar diri, mengapa tidak berusaha mengubah diri sendiri menjadi manusia merdeka?

 

Penulis : Syahril Syam, ST, C.Ht, L.NLP Pakar Pengembangan Diri

Ilustrasi
Hypnotherapy

Pikiran tidak bisa tidur sering terjadi saat stres, cemas, atau overthinking membuat otak tetap aktif meski tubuh sudah lelah. Dalam psikologi dan hypnotherapy, kondisi ini bisa dipahami dan dikelola agar malam terasa lebih tenang dan tidur kembali nyenyak.

Ilustrasi Awal Mula Cemas
Hypnotherapy

Script Sugesti untuk Gerd bisa membantu menenangkan tubuh dan pikiran saat sensasi tidak nyaman memicu cemas. Dengan pendekatan lembut seperti Hypnotherapy, Anda dapat lebih mudah rileks, mengatur napas, dan merasa aman dari dalam.

Ilustrasi cemas, merasa menderita, dan merasa jengkel
Hypnotherapy

Temukan bagaimana script sugesti dapat membantu meredakan anxiety dengan kalimat yang lembut dan menenangkan. Dalam Hypnotherapy, teknik sederhana ini bisa menjadi langkah praktis untuk membawa pikiran kembali tenang dan aman.

Seorang wanita muda dengan rambut cokelat panjang duduk bersandar pada dinding beton abu-abu, menatap ke bawah dengan ekspresi sedih dan penuh perhatian, lengannya bertumpu pada lututnya saat dia mencoba mengendalikan pikiran negatif dengan benar.
Hypnosis

Pikiran negatif bisa muncul kapan saja, tetapi dengan pemahaman yang tepat, Anda dapat mengelolanya tanpa kehilangan arah. Artikel ini membahas cara sederhana dalam psikologi dan motivasi untuk membantu Anda tetap tenang, berpikir lebih jernih, dan kembali percaya diri.