Menyadari Efek Kata-kata Menjadi Perasaan

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Berbicara kepada diri sendiri sebagaimana berbicara kepada orang lain. Dan bertanya kepada diri sendiri sebagaimana kita bertanya kepada orang lain.

Artinya, terkadang kita berkata-kata dengan orang lain bisa lebih baik sementara pada diri kadangkala ngawur.

Misalkan, kamu ketemu dengan seorang teman yang terkena masalah, terus mereka curhat denganmu, nah kira-kiran kamu berkata-kata apa? Yah, paling tidak kita memberi penguatan.

BACA JUGA :  Melayani dan Menjual

Sekarang kalau dibalik, bagaimana kalau kita dalam masalah, kira-kira, mau bicara apa? Yah, paling tidak jawaban paling umumnya adalah “duh mati, gue gak bisa nih” jadi, beda kan.

Kesimpulannya, terkadang kita berbicara dengan diri sendiri terkesan tidak terlalu baik dibanding ketika berbicara kepada orang lain.

Jadi bagaimana seharusnya?

Jawabanya adalah berbicaralah kepada diri sendiri sebagaimana berbicara kepada orang lain. Dan bertanyalah kepada diri dengan etika-etika yang sama, sama seperti kita bertanya kepada orang lain.

BACA JUGA :  Bangunlah! Hidup Ini Memiliki Makna, Nilai, dan Tujuan Tertinggi

Dengan demikian kita harus menyadari bahwa pikiran kita ini bekerja dengan perasaan dalam arti yang akan berpepngaruh ke pikiran dan perasaan. Karena bahasa atau kata-kata kita ini tidak independen terhadap apapun di balik kita

Sebab, setiap kosakata yang kita ucapkan itu punya asosiasi dengan perasaan tertentu. Jadi menyadari efek apa yang kita katakan akan menjadi perasaan.

BACA JUGA :  Melampaui Pikiran

Oleh sebab itu, berhati-hati dengan sadar akan bahasa atau kata-kata terhadap diri sendiri agar tidak ngawur kepada diri sendiri.

Jadi menyadari efek dari bahasa kita sendiri jauh akan lebih baik ketimbang bicara ngawur terhadap diri sendiri.

 

 

-Ibhe Ananda-

Artikel Pilihan

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan
Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli
Kita Hidup di Cerita Orang Lain
Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya
Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil
Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama
Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang
Mendobrak Rezeki Uang Berlimpah Lewat Alam Bawah Sadar

Artikel Pilihan

Senin, 20 April 2026 - 15:08 WITA

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan

Senin, 20 April 2026 - 14:26 WITA

Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli

Senin, 20 April 2026 - 14:14 WITA

Kita Hidup di Cerita Orang Lain

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WITA

Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WITA

Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA