Luapan Perasaan Apa yang Dirasakan Saat ini, Konstruktif atau Destruktif?

Minggu, 16 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cemas, merasa menderita, dan merasa jengkel

Ilustrasi cemas, merasa menderita, dan merasa jengkel

Apakah pernah kita menyadari bahwa yang membuat kita merasa cemas, merasa menderita, merasa jengkel, merasa kecewa, merasa marah, dan merasa sakit di hati adalah perasaan kita sendiri?

Bukan pikiran yang membuat kita tidak bahagia, melainkan perasaan yang kita rasakanlah yang membuat kita hampa dan penuh derita.

Dan ketika seseorang merasakan semua perasaan destruktif (mengarah ke negatif) di atas, maka dunianya pun seolah turut mendukung apa yang dirasakannya.

BACA JUGA :  Bagaimana Hidup Tanpa Stres Kronis?

Hadirnya kesialan, urusan yang bertele-tele, dan lingkungan sekitar yang seolah tidak pernah mengerti isi hati yang dirasakan.

Menariknya, perasaan yang sama pula bisa membuat kita merasa bahagia. Bisa membuat kita merasa kreatif, merasa tenang, merasa damai, merasa penuh kasih, perasaan penuh daya, bersemangat, berenergi, berkelimpahan, bersyukur, dan merasa penuh makna hidup yang konstruktif.

BACA JUGA :  Kata-Kata Bijak Menyambut Tahun Baru 2025: Menyongsong Harapan Baru

Dan ketika kita merasakan perasaan-perasaan konstruktif ini, hidup kita pun penuh keberuntungan.

Urusan tiba-tiba lancar, hadirnya rejeki yang tak diduga-duga, dan lingkungan sekitar yang ternyata senantiasa mendukung kita dengan dukungan yang penuh arti.

Beda perasaan beda kehidupan yang dijalani. Beda pula cara pandang kita terhadap orang, peristiwa, dan keadaan sekitar.

BACA JUGA :  Kelaparan Kulit dan Hati yang Penuh Kasih Sayang

Semuanya bermula dari hati. Semuanya bermula dari perasaan yang dirasakan.

Oleh sebab itu, luapan perasaan apa yang dirasakan saat ini: konstruktif (membangun/membina) ataukah destruktif (mengarah negatif/kehancuran) ?

 

Artikel Pilihan

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan
Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli
Kita Hidup di Cerita Orang Lain
Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya
Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil
Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama
Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang
Mendobrak Rezeki Uang Berlimpah Lewat Alam Bawah Sadar

Artikel Pilihan

Senin, 20 April 2026 - 15:08 WITA

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan

Senin, 20 April 2026 - 14:26 WITA

Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli

Senin, 20 April 2026 - 14:14 WITA

Kita Hidup di Cerita Orang Lain

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WITA

Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WITA

Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA