Saat Thomas Alva Edison baru berhasil menemukan bola lampu pada percobaannya yang ke-10.001, menurut anda berapa kali dia gagal?
Saya yakin, jawaban anda tentu bermacam-macam.
Sekarang, tahukah anda apa kata Thomas Alva Edison sendiri?
Simak jawaban dari Thomas Alva Edison ini :
“Sebenarnya aku tidak gagal. Aku justru telah menemukan 10.000 cara yang tidak bekerja sesuai dengan rencana dan harapan.”
Hanya karena sesuatu tidak sesuai dengan rencanamu bukan berarti itu sia sia.
Kelemahan terbesar kita adalah mudah menyerah. Cara paling tepat untuk sukses adalah selalu mencoba satu kali lagi.
Selalu ada 1 cara yang lebih baik untuk segala hal. Temukanlah..!!!
Ketika aku sungguh-sungguh memutuskan bahwa sebuah hasil layak untuk didapatkan, aku mencoba untuk menggapainya dan melakukan percobaan demi percobaan sampai berhasil.
Kenali Pola Hidupmu dan Selaraskan Diri
Hidup itu ada polanya, sama seperti kegagalan, kesuksesan, kesakitan dan kesehatan pun demikian, itu juga ada polanya.
Maka kenali pola hidupmu, dan selaraskanlah diri dengan pola impianmu agar dapat membawamu lebih dekat dengan tujuanmu.
Pola yang sama, akan selalu memberikan hasil yang sama. Maka, jika anda ingin mendapat hasil yang berbeda. Maka gunakan juga pola yang berbeda.
Tidak ada pola yang salah, semua pola itu sudah benar adanya. Anda hanya perlu menyelaraskan diri dan tindakan anda dengan pola yang selaras dengan impian anda. Maka, anda sudah berjalan di atas jalan yang benar.
Milikilah prinsip seperti Thomas Alva Edison, yang dapat menilai setiap Pola dengan apa adanya, dan tidak mudah baper.
Jika suatu Pola ternyata tidak dapat bekerja sesuai harapan. Karena Thomas Alva Edsion sudah menghabiskan semua cara yang menghasilkan kegagalan, akhirnya mau tidak mau, yang tertinggal adalah Cara atau Pola yang dapat membawanya pada keberhasilan.
Jika suatu Pola Gagal sudah kita kenali dan kita catat di dalam ingatan dengan baik, serta berjanji untuk tidak mengulangi Pola gagal itu lagi. Maka, semakin lama kita akan kehabisan cara untuk gagal. Sehingga yang tertingal hanyalah Cara Sukses.
Dan jika anda sudah menemukan Pola Suksesmu sendiri, maka peganglah itu. Dan bertindaklah dengan disiplin di atas jalan suksesmu itu.
Jangan mudah tergoda dengan segala saran dan nasehat dari sembarang orang, yang belum tentu sesuai dengan dirimu.
Dalam tulisan ini sengaja saya tidak memberikan contoh bahwa pola kegagalan itu seperti ini, seperti itu, dan lain-lain.
Karena belum tentu bahwa itu adalah pola kegagalan yang bisa berlaku untuk semua orang. Dan belum tentu pula bahwa pola itu jika anda lakukan akan berbuah kegagalan.
Karena suatu cara yang sama, itu dapat memberikan hasil yang berbeda jika pelakunya beda. Aneh bukan? Tetapi demikianlah kenyataannya.
Jika anda termasuk penikmat Kuliner, Makanan Khas tertentu, Kopi, dan yang sejenisnya. Tentu anda faham dengan tulisan saya tadi.
Bahwa rasa makanan ataupun minuman bisa beda jauh rasanya, ketika yang memasak adalah orang yang berbeda, walau resep dan rumusnya sama persis.
Itu sebabnya dinyatakan bahwa Hidup itu adalah suatu seni. Dan seringpula dikatakan oleh para bijaksana, bahwa kita jangan terlalu sering membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Tetapi bandingkan prestasi kita dengan diri kita sendiri.
Mengapa demikian? Jawabannya jelas, karena anda bukanlah dia. Anda adalah anda, dengan segala keunikan, kelebihan, dan juga kekurangannya.






















