Motivasi

Kebiasaan yang Sudah Tertanam Sulit Diubah

Icky
×

Kebiasaan yang Sudah Tertanam Sulit Diubah

Sebarkan artikel ini

Kebiasaan positif yang tertanam adalah hal yang baik, namun bagaimana dengan kebiasaan negatif yang sudah tertanam?

Kebiasaan negatif yang tertanam itu sulit diubah. Seperti malas berolaraga, malas membersihkan rumah, selalu mengeluh, cuek, tidak peka, tidak peduli, baper, sombong berbaur dengan sesama rekan grup. Intinya semua yang bersifat negatif itu sulit diubah.

Komitmen untuk berubah selalu merupakan hal yang rumit. Jaringan saraf yang teratur, rutin, dan terprogram yang telah kita buat memungkinkan kita menjalani kehidupan yang mudah, alami, dan nyaman.

BACA JUGA :  Tetap Bahagia Menjalani Rutinitas

Kita mencari kenyamanan, tetapi perubahan sama dengan ketidaknyamanan. Berbagai kebiasaan yang sebelumnya telah dilatih (diulang-ulang) selama bertahun-tahun, tentu menjadi penghambat utama saat kita ingin memulai suatu perubahan.

Kebanyakan orang berjanji untuk memulai diet, memulai rutinitas olahraga, memperbanyak ibadah, menghabiskan lebih banyak waktu dan mencurahkan lebih banyak perhatian pada anak-anak, tapi semuanya seakan sulit untuk diwujudkan. Untuk berubah membutuhkan banyak usaha, kemauan, dan komitmen.

Prefrontal korteks (otak yang berada tepat di belakang dahi) membantu kita fokus pada sebuah niat, namun kita masih perlu mengaktifkan keinginan kita untuk membiarkan prefrontal korteks melakukan tugasnya, yaitu menyatukan niat dengan tindakan.

BACA JUGA :  Bekerja dan Bersyukur

Dan tidak ada cara lain untuk mewujudkannya, kecuali dengan berlatih. Tindakan itu sesungguhnya adalah latihan. Sesuatu yang kita lakukan secara berulang-ulang.

Karena kita mesti keluar dari zona nyaman yang telah membuat kita nyaman selama belasan atau puluhan tahun, maka dibutuhkan motivasi yang kuat untuk bisa berkomitmen di dalam melakukan tindakan.

Motivasinya adalah perasaan cinta. Kita harus benar-benar mencintai apa yang menjadi tujuan kita. Dengan jatuh cinta, maka akan muncul serangkaian energi pendorong yang begitu besar hingga kita rela mau melakukan perubahan dan keluar dari zona nyaman yang destruktif.

BACA JUGA :  Self Healing dan Menciptakan Blue Zone Pada Diri Sendiri

Karena jika pikiran dan tubuh selaras, kita memiliki kekuatan besar untuk melakukan perubahan. Ini adalah tingkat pikiran di mana niat dan tindakan kita menghasilkan hasil yang kita inginkan, berkali-kali.

Oleh karena itu latihlah mulai sekarang, atau kita yang dilatih oleh kebiasaan negatif kita sendiri.

 

Penulis : Syahril Syam, ST, C.Ht, L.NLP Pakar Pengembangan Diri

Jalan Hidup Tak Semudah 5+5=10
Motivasi

Jalan Hidup Tak Semudah 5+5=10 mengingatkan kita bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai hitungan, tetapi selalu punya maksud yang lebih besar. Lewat moitvasi spiritual ini, kita diajak percaya bahwa Terkadang Tuhan Beri Jalan 6×2+10-2-11+1=10 untuk membentuk kita menjadi lebih kuat dan bijak.

Kekuatan Sugesti: Kata-Kata adalah Energi dan Doa
Motivasi

Kekuatan sugesti mengingatkan kita bahwa setiap ucapan punya dampak, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Saat kita sadar bahwa kata kata adalah energi, kita pun lebih waspada dengan ucapanmu dan memahami bahwa ucapanmu adalah doa.

Kemarahan Terpendam Memunculkan Penyakit Mental dan Fisik
Motivasi

Di artikel ini, Anda akan menemukan cara mengatasi baper yang sederhana dan mudah diterapkan agar tidak mudah tersinggung oleh hal-hal kecil. Yuk, pahami langkah-langkah praktis untuk Hindari Baper dan menjaga hati tetap lebih tenang setiap hari.