Jika Perasaan Tidak Lenyap, Takdir Takkan Lenyap

Kamis, 4 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jika Perasaan Tidak Lenyap, Takdir Takkan Lenyap

Jika Perasaan Tidak Lenyap, Takdir Takkan Lenyap

Walau jantung bersifat materi dan perasaan bersifat non materi, namun melalui jantung kita bisa mengukur ritme perasaan yang kita rasakan.

Jantung menunjukkan bahwa ia bisa beroperasi secara mandiri tanpa perlu berkoordinasi dengan otak. Itulah sebabnya, orang yang phobia kecoa akan selalu merasa takut saat melihat kecoa.

Otaknya bisa menghasilkan sejuta alasan rasional bahwa kecoa itu tidak berbahaya, tapi ritme jantungnya akan semakin tidak beraturan. Rasa takutnya mengalahkan pikiran rasionalnya.

BACA JUGA :  Mengapa Mesti Terus Belajar dan Mereview Pelajaran Kehidupan?

Jantung juga diketahui menghasilkan medan magnetik terkuat di dalam tubuh, dan 5.000 kali lebih kuat dari medan yang dihasilkan oleh otak.

Denyut magnetis jantung tak hanya bergema melalui setiap sel tubuh, melainkan juga menghasilkan medan magnetik di sekeliling tubuh yang bisa diukur hingga mencapai 3 meter.

Jadi jangan heran, ketika perasaan seseorang terasa begitu intens, kita bisa turut merasakan apa yang dirasakan olehnya saat kita berada di dekatnya.

BACA JUGA :  Logika Aneh dan Pemahaman yang Keliru

Perasaan yang kita rasakan memiliki muatan magnetik, karena perasaan adalah energi yang memancarkan medan magnetik yang kuat.

Semakin kuat perasaan konstruktif dan positif yang kita rasakan, semakin kuat medan magnetiknya.

Dan perasaan yang konstruktif dan positif ini ketika digabungkan dengan niat yang jernih, kita mampu mengubah energi biologis kita. Dan ketika kita mengubah energi kita, kita mengubah hidup kita.

Itulah sebabnya, apapun yang kita cintai akan menjadi takdir kita; akan bersama kita pada akhirnya. Selama perasaannya tidak lenyap, takdirnya pun takkan lenyap.

BACA JUGA :  Keberlimpahan Hidup Itu Bukan hanya Materi Berlimpah

Jika seseorang benar-benar mencintai dunia dan isinya, maka takdirnya adalah hanya bersama dunia.

Ia pada akhirnya akan benar-benar memperoleh apa yang dicintainya. Begitu pula sebaliknya, jika cinta kita ditujukan kepada Sang Maha Agung, maka kita akan menerima karunia kemuliaan yang sesuai derajat cinta kita di hari kebangkitan kelak.

“Orang akan dikumpulkan bersama yang ia cintai”.

Artikel Pilihan

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan
Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli
Kita Hidup di Cerita Orang Lain
Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya
Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil
Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama
Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang
Mendobrak Rezeki Uang Berlimpah Lewat Alam Bawah Sadar

Artikel Pilihan

Senin, 20 April 2026 - 15:08 WITA

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan

Senin, 20 April 2026 - 14:26 WITA

Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli

Senin, 20 April 2026 - 14:14 WITA

Kita Hidup di Cerita Orang Lain

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WITA

Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WITA

Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA