Hanya Dua Pilihan Menuju Jalan Sukses. Pilihan itu di antaranya ada jalur positif dan negatif
Bila jalur sukses positif yang dipilih maka untuk memperoleh kekayaan-Nya, syaratnya bersihkan diri, dekatkan diri dengan-Nya, jauhi larangannya, berbuat baik kepada seluruh mahkluk, selalu memberi, dan memaafkan
Sementara bila kita memilih sukses di jalur negatif syaratnya harus licik, munafik, culas, menipu, menjilat, fitnah, dusta, dst.
Orang-orang yang sukses di jalur negatif tersebut tanpa disadari mereka telah “membunuh” Tuhan dalam hati mereka.
Ketika hati rusak, daya nalar juga ikut rusak. Seperti orang yang mulutnya sakit, daya rasa dari lidah tak lagi dapat bekerja maksimal
Sehingga makanan seenak apa pun akan terasa pahit dan tidak menarik, sekalipun makanan itu adalah favoritnya saat sehat.
Kondisi seperti itu akan menjadikan manusia kehilangan eksistensinya sehingga mata tidak berguna, telinga tidak bermanfaat
Dan hati tidak berfungsi, sehingga Tuhan memberikan mereka label makhluk yang lebih rendah dari binatang ternak.
Dan orang yang berlabel rendah itu adalah orang orang yang selalu menurutkan hawa nafsunya sendiri
Selagi roh masih bersatu dengan jasad, jatah hidup masih disiapkan Tuhan. Masalahnya hanyalah terletak pada kemauan dan keberanian kita.
Banyak orang yang ingin tetapi tidak mau. Ingin kaya, tetapi tidak mau dan tidak berani menempuh sebab-sebabnya.
Padahal kaya hanyalah akibat, dan yang menentukan adalah sebab.
Tuhan tidak ingin membuat hidup kita miskin dan menderita.
Tuhan menghendaki agar kita sukses berkelanjutan bukan hanya di dunia saja namun juga di akhirat






















