Gran Turismo dan Sirkuit Saraf Otak

Senin, 2 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gran Turismo

Gran Turismo

GT atau Gran Turismo adalah judul sebuah film anyar yang mengangkat kisah nyata dari Jann Mardenborough, yang merupakan seorang pecinta game Gran Turismo dan bercita-cita ingin menjadi pembalap profesional.

Jika Anda penggemar PlayStation, tentu tahu Game GT. Sebuah game balap mobil yang diciptakan oleh Kazunori Yamauchi. Begitu nampak nyata game ini sehingga game ini lebih mirip sebuah simulator balap mobil daripada sekadar sebuah permainan.

GT bahkan membuat begitu banyak lintasan balap yang ada di dunia menjadi terlihat realistis, agar bisa menghadirkan suasana balap mobil yang terasa seperti aslinya.

Jann Mardenborough, sejak kecil hingga remaja, lebih banyak menghabiskan waktu di belakang konsol game dengan permainan simulator balap, Gran Turismo.

Ia lebih banyak di kamar daripada bermain di luar rumah. Pada tahun 2011, lebih dari 90.000 orang berpartisipasi dalam uji coba online GT Academy, dengan harapan dapat mewujudkan impian mereka menjadi pembalap profesional.

BACA JUGA :  Kebanyakan dari Kita Suka Berlatih untuk Tidak Bahagia

Sebelum terpilih sebagai nominasi di GT Academy, Mardenborough bersiap untuk melanjutkan ke universitas untuk belajar desain dan teknik. Dia selalu menjadi penggemar balapan, dan lebih menyukai Mobil Touring dan Kejuaraan Reli Dunia (WRC).

Jann Mardenborough membuktikan bahwa keterampilan yang ditunjukkannya di dunia virtual bisa menjadi kenyataan yang tangguh di lintasan nyata.

Saat kita berada di kondisi dominan gelombang otak alfa, kita berada dalam kondisi khusyuk yang ringan. Kita juga bisa menyebutnya sebagai keadaan berimajinasi atau melamun.

Dalam keadaan ini, dunia batin kita lebih nyata daripada dunia luar kita, karena itulah yang kita  perhatikan. Saat memainkan sebuah game, kondisi kita sebenarnya lebih banyak bersifat internal.

Artinya kita cenderung mengabaikan segala hal di luar diri kita dan lebih banyak fokus secara internal. Itulah mengapa, anak-anak yang sedang asyik bermain game, cenderung tidak mendengar suara panggilan ibunya.

BACA JUGA :  Murid Bertanya, Guru Menjawab

Karena otak kita tidak bisa membedakan antara imajinasi dan kenyataan, maka ketika kita sedang asyik bermain game simulasi balap mobil, maka saat itu pula otak kita berubah seperti ketika kita telah melakukan latihan di kenyataan.

Ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Eleanor Maguire dan rekan-rekannya di University College London terhadap para supir taksi dan menemukan bahwa para sopir taksi itu mengalami perubahan pada otak mereka.

Di mana bagian otak yang bernama hipokampus (bagian yang mengatur memori dan navigasi ruang) para sopir taksi tersebut jauh lebih besar dibandingkan otak orang biasa.

Maguire menyatakan bahwa pada awalnya para supir taksi itu memiliki ukuran hipokampus yang sama dengan orang lain.

BACA JUGA :  Jadilah Sutradara Film Kebahagiaan Putar Ulang Nikmat-Nya dalam Memori

Hanya saja, saat otak mereka didorong untuk mengingat banyak rute jalan, saraf-saraf otak mereka tumbuh menjadi semakin baik.

Jann Mardenborough telah melatih mentalnya secara virtual dan telah membuat otaknya merekam begitu banyak lintasan balap dan cara menaklukkan lintasan balap tersebut.

Dan hal ini membuat Mardenborough berhasil mewujudkan impiannya menjadi pembalap profesional hingga akhirnya merengkuh podium bersejarah dalam balapan legendaris 24 Hours of Le Mans.

Dengan belajar dari kisah Jann Mardenborough, kita juga bisa melatih diri kita secara mental untuk menjadi lebih percaya diri, menguasai suatu pelajaran, sembuh dari penyakit, memiliki berat tubuh ideal, merubah kebiasaan buruk, hingga menjadi lebih awet muda.

 

Penulis : Syahril Syam, ST, C.Ht, L.NLP Pakar Pengembangan Diri

Artikel Pilihan

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan
Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli
Kita Hidup di Cerita Orang Lain
Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya
Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil
Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama
Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang
Mendobrak Rezeki Uang Berlimpah Lewat Alam Bawah Sadar

Artikel Pilihan

Senin, 20 April 2026 - 15:08 WITA

Manusia Mengejar Hal yang Tidak Dibutuhkan

Senin, 20 April 2026 - 14:26 WITA

Dunia Tidak Jahat, Tapi Juga Tidak Peduli

Senin, 20 April 2026 - 14:14 WITA

Kita Hidup di Cerita Orang Lain

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WITA

Otakmu Bisa Bohong, Tapi Kamu Percaya

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WITA

Dipandang dari Atas Kecil, Dilihat dari Bawah Juga Kecil

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA