Sudah Sesuai

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Ada saja yang bertanya kepada saya mengapa saya selalu memandang segala sesuatu serba positif?

Sebenarnya bukan positif, lebih tepatnya SESUAI. Apa pun kejadian atau  peristiwa itu. Baik yang tampak umumnya sebagai peristiwa baik maupun yang paling dihindari orang.

Bagi saya semuanya sudah sesuai.

Mengapa bisa begitu?

Simple. Karena saya memandang Tuhan yang Singular atau Tunggal. Memang semua ciptaan-Nya adalah DUAL, tetapi Tuhan adalah Tunggal.

CiptaanNya akan selalu tampak Baik-Buruk, Positif-Negatif (Dualistis). Dan pada umumnya manusia terperangkap di persepsi Dualistis ini.

BACA JUGA :  Perjalanan Kesadaran

Mereka akan memilih yang baik dan takut akan yang buruk. Kalau terjadi yang baik mereka syukuri. Sedangkan kalau terjadi yang buruk mereka berteriak minta ampun, meratapi, takut, dan jatuh semangatnya.

“Tuhan itu yang baik-baik saja. Yang buruk bukan dari Tuhan.” begitu ujar mereka.

Seolahnya mereka memandang Tuhan hanya sebelah mata.

Padahal jika diibaratkan pintu yang terkunci dimana dibaliknya terdapat opportunity, pengetahuan, harus didobrak dulu untuk dapat terbuka.

Kenapa dobrak? Karena kuncinya tidak ada.

BACA JUGA :  Begini Cara Kerja APK Scam Berkedok Drama China

“Dobrak” adalah kata yang berkonotasi negatif, identik dengan sakit, penderitaan, kesengsaraan, dll. Kemudian dijauhi. Kesempatan dan pengetahuan baru itu tidak akan pernah terbuka.

Malah saya memandangnya begini;

Tuhan memberikan ujian padamu berupa rizki berlimpah. Dan Tuhan memberikan Kasih Sayang-Nya padamu berupa rasa sakitnya penderitaan.

Tuhan mengundangmu dalam sebuah PESTA, yaitu HIDUP ini. Bagaimana sikapmu, cara pandangmu terhadap Tuhan menentukan bagaimana kau menghadiri atau memenuhi undangan-Nya.

Pesta-Nya begitu megah bergelimang pernak-pernik kenikmatan hidup. Asal kau tahu bagaimana memandangnya dalam Kemanunggalan-Nya saja kau akan menikmati setiap yang ada di hidup ini.

BACA JUGA :  Pemahaman Spiritual Tanpa Batas

Tidaklah mungkin Pesta Tuhan ini tidak sempurna. Dia-lah Sang Maha Perencana Pesta (Party Planner yang sempurna) Semuanya sudah sempurna adanya. Baik maupun buruknya.

Baik dan buruk adalah hiasan pesta.

Oleh karena itu; bukalah kedua matamu. Terimalah yang Dual untuk memahami yang Singular; Tuhan.

Tuan rumah sudah hadir di tengah-tengah para Tetamu-Nya yang Mulia, tetapi kau – si tamu – menghindar untuk menemui-Nya.

Artikel Pilihan

Rahasia Energi Napas yang Jarang Diketahui
Mereka Mengira Sedang Hidup, Padahal yang Hidup Hanyalah Kebiasaan
Ciri-ciri Kesadaran Tinggi dan Perbedaannya dengan Ego
Ketika Ego Runtuh: Mengapa Kesadaran Tertinggi Ditakuti Manusia?
Pencerahan Tidak Datang dari Kenyamanan
Tanda Kesadaran Diri Anda Semakin Meningkat
Semesta, Energi, dan Kosmologi: Membaca Pola Realitas
Ramah ke Orang Lain, Galak di Rumah, Ini Penjelasan dan Solusinya

Artikel Pilihan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:02 WITA

Rahasia Energi Napas yang Jarang Diketahui

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:00 WITA

Mereka Mengira Sedang Hidup, Padahal yang Hidup Hanyalah Kebiasaan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:40 WITA

Ketika Ego Runtuh: Mengapa Kesadaran Tertinggi Ditakuti Manusia?

Senin, 1 Juni 2026 - 01:24 WITA

Pencerahan Tidak Datang dari Kenyamanan

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:10 WITA

Tanda Kesadaran Diri Anda Semakin Meningkat

Artikel Lainnya

Ilustrasi

Motivasi

Rahasia Napas Membuka Pintu Rezeki

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:23 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Rahasia Energi Napas yang Jarang Diketahui

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:02 WITA