Menciptakan Emosi Positif

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menciptakan Emosi Positif (Ilustrasi)

Menciptakan Emosi Positif (Ilustrasi)

Disadari atau tidak, kita setiap hari melatih diri, yang kemudian menjadi kepribadian dan karakter.

Cara kita berpikir, bersikap, dan berperilaku saat menghadapi orang, benda, peristiwa, dan waktu adalah latihan yang kita latih setiap hari.

Akhirnya, berdasarkan latihan ini, terbentuklah diri kita; terbentuklah yang disebut “saya”; terbentuklah karakter; terbentuklah kebiasaan.

Saat sudah terbentuk, maka akhirnya kebiasaan ini yang lebih banyak mengontrol hampir seluruh kehidupan kita.

Merubah diri menjadi sulit dan kemudian muncul alasan “mau gimana lagi, sudah seperti inilah saya”.

BACA JUGA :  Hipnoterapi Sembuhkan Impotensi

Saat seseorang sering melatih diri dengan menghayati kebencian, marah, cemburu, atau menghakimi, secara mental melatihnya setiap hari dan secara fisik mendemonstrasikannya sesuka hati, dari waktu ke waktu, membuatnya terlihat alami, otomatis, dan tanpa usaha, ia secara fisik dan mental serasi dengan sikap itu.

Ia telah melatih tubuh dan pikiran untuk bekerja sama. Jadi ketika ia ingin berubah ke keadaan baru, ternyata tubuhlah yang mengarahkan urusan pikiran dan kebiasaannya.

Inilah sebabnya mengapa seseorang tidak dapat berubah begitu cepat. Karena pikiran sadar dan tubuh saling bertentangan.

BACA JUGA :  Mengamati Perasaan dan Melakukan Refleksi Diri

Namun penelitian tentang jantung memberi kabar gembira bagi kita. 90% jalur saraf jantung naik ke otak dan ini berarti bahwa jantung secara mandiri memproses emosi, merespons langsung lingkungan, dan mengatur ritmenya.

Semua ini bisa dilakukan oleh jantung tanpa menerima informasi dari otak. Dan karenanya ketika jantung merasakan suatu emosi tertentu, akan membuat otak memasang jaringan saraf untuk perasaan tersebut.

Artinya emosi dan perasaan yang berasal dari jantung memainkan peran penting dalam cara kita berpikir, memproses informasi, merasakan, dan memahami kehidupan.

BACA JUGA :  Dualitas adalah Akar dari Segala Masalah yang Kamu Hadapi

Maka sesungguhnya kita bisa secara sadar berlatih untuk menciptakan perasaan positif tanpa mesti menunggu pemicu dari suatu hal tertentu.

Saat kita menghayati kasih sayang, cinta, persahabatan, berbuat baik, memaafkan, sabar, dan bersyukur, maka jantung akan bertindak sebagai penguat untuk memicu otak, meningkatkan aktivitasnya, dan menciptakan keseimbangan keteraturan, dan koherensi di seluruh tubuh.

 

Penulis : Syahril Syam, ST, C.Ht, L.NLP Pakar Pengembangan Diri

Artikel Pilihan

Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?
Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat
Mengenal Skizofrenia dan Cara Penyembuhan Lewat Hipnoterapi
Sembuhkan Ginjal, Jantung, Paru-Paru Lewat Cara Ini
Virus Tak Perlu Ditakuti
Olah Nafas dan Kenali Diri: Kunci Ketenangan Batin
Cara Atasi Anxiety
Mindfulness: Teknik dan Tips

Artikel Pilihan

Sabtu, 4 April 2026 - 08:45 WITA

Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:30 WITA

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Rabu, 5 November 2025 - 23:16 WITA

Mengenal Skizofrenia dan Cara Penyembuhan Lewat Hipnoterapi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:45 WITA

Sembuhkan Ginjal, Jantung, Paru-Paru Lewat Cara Ini

Rabu, 8 Januari 2025 - 15:40 WITA

Virus Tak Perlu Ditakuti

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA