Apa yang kita rasakan dipengaruhi dengan apa yang ada di luar diri. Mengamati dan memahami perasaan adalah sesuatu yang penting.
Sehingga dengan demikian dari semua apa yang kita rasakan kita bisa melakukan refleksi diri, khususnya perasaan yang berhubungan tentang hal yang negatif.
Seperti yang kita ketahui, kehidupan ini adalah sebuah perjalanan yang penuh dengan berbagai pengalaman dan pelajaran.
Dalam perjalanan ini, kita seringkali terjebak dalam rutinitas sehari-hari, tuntutan pekerjaan, dan kesibukan lainnya yang membuat kita lupa akan esensi sejati kehidupan dan kita larut pada perasaan semu.
Refleksi diri adalah momen di mana kita menyelami dalam-dalam ke dalam jiwa dan hati kita untuk mengamati perasaan negatif dan diarahkan kepada perasaan yang positif.
Salah satu aspek penting dari refleksi diri adalah kesadaran. Kesadaran akan memahami dan mengontrol emosi dan ego agar tidak menjadi bias kepada orang lain.
Selain itu, refleksi diri membantu kita untuk mengenali potensi diri dan hakekat diri tentang kehidupan ini.
Melalui refleksi diri, kita dapat menemukan perasaan-perasaan negatif yang dimana perasaan negatif itu untuk tidak larut lagi diikuti.
Ketika kita membangun semangat berbagi melalui refleksi diri, kita dapat mengalami perubahan positif dalam hidup kita.
Kita akan merasa lebih banyak bersyukur dan berarti, dan kita akan merasakan kebahagiaan yang lebih dalam dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kita akan membangun hubungan yang lebih kuat dengan orang-orang di sekitar kita, dan kita akan menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat.
Lepaskan semua perasaan-perasaan negatif itu dan mulailah melakukan refleksi diri.
-Ibhe Ananda-






















