Visualisasi adalah sebuah representasi internal dari sesuatu yang Anda inginkan di dalam kehidupan Anda.
Visualisasi akan membentuk sebuah pengalaman di dalam pikiran kita di setiap indera yang kita miliki, baik itu apa yang kita dengar, rasakan, kecap, bau, dan lihat di dalam pikiran untuk mencapai tujuan hasil akhir yang nyata yang anda inginkan.
Ketika gambaran ideal sudah muncul, maka setelah itu Anda dapat melakukan sugesti agar hal tersebut dapat segera terjadi secara nyata dalam kehidupan Anda.
Oleh karena itu, Otak tidak bisa membedakan mana yang nyata atau tidak.
Berikut eksperimen teori apakah ini masih berlaku, coba ikuti apa yang saya katakan ini :
Anda itu luar biasa, beruntung, apalagi jika Anda membayangkan di rekening tabungan Anda tiba-tiba saya tambahkan Rp 100 Juta.
Lihatlah saldo Anda di atm atau di buku tabungan Anda tiba-tiba bertambah Rp 100 juta.
Wow… begitu menyenangkan kan? Ayo siap-siap Anda mulai merancang Anda akan gunakakan untuk apa saja uang itu?
Nah! Apa yang muncul di benak Anda?? Saya yakin pasti ada gambaran tertentu yang menyenangkan ya….Adakah sensasi gatel di tangan Anda karena memegang uang sebanyak itu? Adakah senyuman di wajah Anda?
Nah! Apa yang muncul di benak Anda?? Saya yakin pasti ada gambaran tertentu yang menyenangkan ya….Adakah sensasi gatel di tangan Anda karena memegang uang sebanyak itu? Adakah senyuman di wajah Anda?
Coba saya tes satu lagi, suatu ketika Anda mungkin mengatakan pada anak Anda :
“Kamu itu Malas, selalu Malas-malasan, ayah ibu gak suka lihat kamu malas! Bodoh! NIlai jelek terus… mau jadi apa kamu!! Gak pernah belajar…Bisanya nyusahin orang tua“
Gambaran apa yang muncul di anak Anda kira-kira menurut Anda?
Bagaimana perasaan anak Anda?
Bagaimana gambaran yang timbul di pikiran anak Anda??
Jika Anda membayangkan dengan detail dan memberi perasaan dan hasrat yang kuat pada bayangan itu, maka hal tersebut dapat menjadi kenyataan di dalam kehidupan Anda.
Beberapa Anak, atau bahkan Anda sendiri pasti pernah membayangkan diri Anda sukses, cerdas, dan sangat bergairah menguasai suatu keterampilan yang baru, ataupun mendapatkan nilai yang baik di sekolah, bahkan juara, namun tidak ada aksi yang konsisten dan terus menerus untuk mengarahkan diri ke tujuan Anda. Mengapa? Karena mungkin Anda menolak atau bahkan tidak membayangkan bagaimana proses menuju gambaran hasil akhir tersebut!
Hal ini merusak kepercayaan dan kemampuan diri Anda untuk mendekatkan Anda pada tujuan yang ingin Anda capai.
Anda sibuk mengkritisi cara mendapatkan hasil akhir, dan terus menyabotase diri Anda setiap kali Anda mau mulai merencanakan segenap rencana Anda untuk menjadikan Anak Anda sukses, juara dan rajin belajar seperti yang Anda ingin, yang mungkin sudah Anda dapatkan ketika mendengar saran dari orang lain atau membaca informasi di manapun.
Lihatlah, apa Anda pernah membayangkan kalau Anda dan Anak Anda belajar bersama, saling mendukung dan mengatakan hal yang positif.
Saya tidak tahu apakah Anda juga melihat dan membayangkan pelajaran di sekolah Anak Anda membosankan?
Sehingga Anda pun membaca saja malas, apa lagi ikut berpikir bersama Anak Anda?
Tidak ada waktu untuk menemani dan membantu anak Anda belajar karena merasa itu tanggung jawab anak Anda??
Jika Anak Anda melihat Anda yang enggan membantu dan menyentuh pelajaran, malas berpikir membantu Anak Anda dan hanya bisa menyuruh-nyuruh, Anda sibuk dengan gadget, di tambah lagi dengan emosi dan perkataan negatif haduuuuuhhh.. gimana ya… Anda bisa bayangkan sendiri kan??
Nah ketika Anda sibuk mengkritisi hasil akhir dan cara mencapai hasil akhir, Anda semakin menghambat diri Anda dengan mengatakan, hal ini mustahil! Susah lah! Nah semakin bingung semakin gak bisa !
Ini beberapa hal secara umum yang dapat membantu Anda untuk visualisasi agar anak Anda dan Anda bersinergi mencapai Anak yang rajin belajar dan juara, bahkan sukses dalam hal apapun :
1) Minta anak Anda membayangkan dirinya yang begitu cerdas, bisa menyerap semua pelajaran dengan mudah, bisa menjawab semua soal ujian atau pertanyaan dari guru, setiap hari mempelajari hal baru dengan sangat menyenangkan dan begitu kreatif.
Bayangkan juga ketika Anak Anda menjadi genius dan berprestasi, ia akan di kenal dan di puji banyak orang, semua orang semakin sayang, dengan Anda selalu menyayangi dan mendukung dia setiap waktu di dalam proses belajarnya yang mungkin kadang jenuh
Anda selalu ada untuk menyapa, mengusap kepalanya, bahkan memberikan pelukan. Minta ia membayangkan Anda juga bersedia belajar bersamanya, mendengarkan keluh kesahnya di sekolah, dan Anda menyemangati Anda.
Minta anak Anda membayangkan betapa cerdas dan kreatifnya dia selalu cari cara untuk belajar lebih banyak dan mengatasi kebosanan nya di kelas atau menghadapi guru yang membosankan, dengan ia tetap belajar banyak dan santai di kelas, betapa mahirnya anak Anda bicara pada guru dengan emosi yang positif, atau bahkan anak Anda yang mengajar di kelas? Wah.. pasti menyenangkan dan membanggakan sekali ketika Anak Anda bisa membuktikan bahwa ia lebih pintar dan lebih keren dari gurunya
2) Ingat sebagian besar teknik NLP adalah modelling, maka Anda dan anak Anda dapat menentukan bersama-sama role model yang ingin di contoh. Hati-hati bukan untuk membanding-bandingkan, atau di bicarakan terus menerus setiap hari, karena pikiran sadar Anda akan risih dan terusik.
Jadi tentukan sekali saja. Bisa juga menempelkan di kamar Anda atau di rumah Anda kata-kata inspiratif tentang belajar.
INGAT bukan untuk di bahas, namun ijinkan visualisasi itu terjadi masuk di pikiran Anda secara otomatis. Kalau di bahas, jadinya tidak masuk di trance, dan justru membuat blocking.
3) Ketika melakukan visualisasi, perhatikan sisi ekologis yang berarti melihat dampak untuk lingkungan, dan fokus bagaimana cara membuat lingkungan berubah secara perlahan-lahan mengikuti keinginan Anda.
4) Jika masih sulit membayangkan atau memvisualisasikan sesuatu Anda dapat mencoba melakukan arahkan pandangan Anda ke atas, menggunakkan prinsip ‘eye accesing cues’.
Jika Anda ingin mendengarkan suara dibayangan Anda lebih jelas, arahkan pandangan Anda ke bagian kiri atas.
Untuk lebih meyakinkan diri Anda bahwa Anda mampu melakukan dan mendapatkannya, Anda dapat lihat ke arah bawah kiri.
Untuk merasakan semangat yang sangat kuat dan rasa ingin yang menggebu-gebu Anda dapat mengarahkan pandangan ke kanan bawah. Teknik ini memanfaatkan koneksi antara tubuh dan pikiran, terutama mata.






















