Tahun Baru, Tahun yang Membarukan Kesadaran

Selasa, 2 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahun Baru, Tahun yang Membarukan Kesadaran

Tahun Baru, Tahun yang Membarukan Kesadaran

Pernahkah melihat sebuah tayangan video sebuah bunga yang mekar? Atau awan yang nampaknya statis terllihat bergerak cepat? Atau melihat proses pembangunan gedung dari awal hingga selesai hanya dalam beberapa menit?

Dalam dunia fotografi disebut dengan time-lapse, yaitu teknik fotografi yang menghasilkan video klip pendek dari sekumpulan foto pada objek yang sama dalam interval waktu yang konstan.

Tujuannya adalah untuk menggambarkan suatu keadaan atau proses pada satu dan beberapa objek. Bunga yang akan mekar memakan waktu yang lama dan subtil, namun dengan teknik time-lapse akan menghadirkan tayangan proses bunga mekar yang bergerak cepat.

Time-lapse menunjukkan kepada kita bahwa ada proses bergerak yang terjadi dalam rentang waktu. Dan dalam interval waktu itu, kita dapat melihat setiap tahapan proses bergeraknya sesuatu setahap demi setahap.

BACA JUGA :  Sesuatu yang Dilakukan Secara Berulang Itulah Diri Kita

Tahap demi tahap proses bergeraknya sesuatu itu biasa disebut dengan gradasi gerak. Apa yang ditunjukkan pada time-lapse adalah bahwa segala sesuatu senantiasa bergerak.

Segala sesuatu senantiasa bergerak dari titik potensi menuju titik aktualnya. Saat masih berbentuk kuncup, maka padanya terdapat potensi bunga mekar. Sehingga gerak dari potensi ke aktual adalah dari kuncup ke bunga mekar.

Karena setiap gerak meniscayakan adanya tahapan-tahapan gerak, maka pada dasarnya segara sesuatu bergerak menuju kepada kebaruannya. Bisa juga disebut semakin “baru”.

BACA JUGA :  Terjebak dalam Polarisasi Antara Kesulitan dan Kemudahan

Dari bayi menuju dewasa adalah proses gerak yang semakin “baru” (dewasa). Dan karena setiap saat segala sesuatu bergerak (hanya seolah tidak nampak perubahan gerak kecuali melihatnya dengan teknik time-lapse), maka diri kita yang non-materi inipun senantiasa bergerak. Dalam setiap tahapannya selalu ada kebaruan saat dibandingkan dengan tahapan sebelumnya.

Dengan kata lain diri kita (jiwa) senantiasa bergerak menuju ke semakin “baru”. Kita sesungguhnya selalu “baru” setiap saat, karena setiap saat perubahan diri kita selalu berbeda dengan tahapan gerak sebelumnya.

Jika tahun baru adalah kebaruan dalam sistem penanggalan baru ketika dibandingkan dengan tahapan interval tanggal sebelumnya, maka diri (jiwa) kita selalu “baru” setiap saat karena terus mengalami perubahan.

BACA JUGA :  Keberhasilan adalah Buah Kesabaran

Yang membedakan diri kita dengan segala sesuatu adalah segala sesuatu senantiasa bergerak maju. Sedangkan diri kita bisa bergerak maju dan mundur.

Kita bisa semakin “baru” ke arah yang konstruktif dan positif ataukah semakin “baru” ke arah destruktif dan negatif. Ada kehendak bebas yang dianugerahi kepada kita untuk memilih arah gerak diri (jiwa) kita.

Dengan demikian, semoga tahun baru bisa semakin membarukan kesadaran diri kita untuk terus bergerak menjadi semakin “baru” pada arah yang konstruktif dan positif.

 

 

Penulis : Syahril Syam, ST, C.Ht, L.NLP Pakar Pengembangan Diri

Artikel Pilihan

Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama
Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang
Mendobrak Rezeki Uang Berlimpah Lewat Alam Bawah Sadar
Antara Menyerah dan Berserah: Sikap Batin yang Membentuk Takdir
Salah Kaprah Menganggap Semesta Menggerakkan Kejadian Secara Magis
Impian Tercapai Bukan Karena “Semesta Bekerja Magis”
Manifestasi Versi Rasional dan The Secret: Apa yang Sebenarnya Bertemu?
Kita Semua Beruntung dengan Versinya Tersendiri

Artikel Pilihan

Rabu, 15 April 2026 - 12:43 WITA

Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:41 WITA

Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:10 WITA

Mendobrak Rezeki Uang Berlimpah Lewat Alam Bawah Sadar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:38 WITA

Antara Menyerah dan Berserah: Sikap Batin yang Membentuk Takdir

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:02 WITA

Salah Kaprah Menganggap Semesta Menggerakkan Kejadian Secara Magis

Artikel Lainnya

Ilustrasi

Motivasi

Semua Masalah Pandangan Mata, Soal Rasa Mungkin Sama

Rabu, 15 Apr 2026 - 12:43 WITA

Ilustrasi Stres

Hypnotherapy

Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?

Sabtu, 4 Apr 2026 - 08:45 WITA

Ilustrasi Perang Timur Tengah

Motivasi

Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang

Kamis, 5 Mar 2026 - 00:41 WITA

Ilustrasi

Hypnotherapy

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Sabtu, 21 Feb 2026 - 22:30 WITA