Kemana pun Berobat Ujungnya Selalu Diarahkan ke Pikiran

Sabtu, 30 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaki Diperban (Ilustrasi)

Kaki Diperban (Ilustrasi)

Dalam studi riset dan analisis beberapa bulan terakhir ini, saya meluangkan waktu menyambangi pengobatan tradisional, medis, dan ala versi dukun.

Seperti biasa, saya mencoba menjadi orang awam pada umumnya berobat ke sana ke sini guna untuk riset.

Saya sebenarnya sehat tujuan saya hanya untuk menguji lalu mencoba akting dengan drama sakit. Drama yang saya mainkan tidak sampai kepada perasaan dan ilmu rasa jadi aman.

Berangkat dari itulah, kemudian saya datang di pengobatan A di Sulawesi Selatan, kemudian di pengobatan B, C, D, E, dan ke pengobatan titisan ini dan itu. Hingga sampai ke Rumah Sakit.

BACA JUGA :  Menghapus Lingkaran Karma Buruk

Dari warna warni jenis pengobatan tersebut, 99 persen pihak dari ahli pengobatan tersebut menyarankan pikiran. Dan 1 Persen area Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat. Artinya, kalau Tuhan menghendaki semua terjadi apakah sehat atau sakit.

Mengapa Pikiran?

Saya pun berpura-pura bertanya, dan merangkai suatu nama penyakit, misalkan: “Diabetes” (Kaki diperban untuk menyakinkan mereka) dan saya bertahan untuk jangan dibuka perban tersebut. Dan  semua berjalan sesuai skenario.

BACA JUGA :  Kesadaran Tanpa Syarat

Mengapa diabetes nama penyakit yang saya ambil?  Mengapa tidak ke penyakit psikis seperti psikosomatik, anxiety dan lain lain?

Jawabannya, kalau saya memilih psikis  sudah jelas arahnya ke pikiran, namun kalau saya memilih diabetes maka hal itu belum tentu.

Dari skenario yang saya bangun ini, rata-rata mereka lebih dominan berbicara ke ranah pikiran.

Contoh kata-kata versi mereka yang saya dengar :

“Tenangkan pikiran, jangan berpikir macam-macam, “

“Gak usah banyak pusing dan banyak berpikir mas”

“Kasih nyaman pikiran anda”

“Apa kebiasaan yang biasa mas lakukan hingga bisa begini? Coba rubah mindsetnya, mulailah berpikir positif”

“Sehatkan pikiran, berpikir positif”

Dan masih banyak lagi, rata-rata semua mengarahkan pikiran atau ke pola pikir ke positif.

BACA JUGA :  Pengaruh Eksternal Adalah Penghadang Mental (Bagian 2)

Jika demikian, dengan pikiran yang mendominasi seperti yang mereka sampaikan itu, maka pembelajaran tentang pikiran yang kita pelajari selama ini adalah Asset.

Sayangnya, asset yang free tersebut banyak yang tidak memanfaatkannya kecuali sebatas ingin tahu bukan untuk mendalaminya.

Artikel Pilihan

Apakah Benar Pikiran Tidak Bisa Tidur?
Script Sugesti untuk Gerd
Script Sugesti untuk Anxiety
Mengendalikan Pikiran Negatif dengan Benar
Hypnotherapy untuk Mengatasi Malas Secara Efektif dan Alami
Mengapa Kita Kembali ke Pola Lama Saat Stres?
Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat
Mengenal Skizofrenia dan Cara Penyembuhan Lewat Hipnoterapi

Artikel Pilihan

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:35 WITA

Apakah Benar Pikiran Tidak Bisa Tidur?

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:58 WITA

Script Sugesti untuk Gerd

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:50 WITA

Script Sugesti untuk Anxiety

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:22 WITA

Mengendalikan Pikiran Negatif dengan Benar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:47 WITA

Hypnotherapy untuk Mengatasi Malas Secara Efektif dan Alami

Artikel Lainnya

Ilustrasi

Motivasi

Rahasia Napas Membuka Pintu Rezeki

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:23 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Rahasia Energi Napas yang Jarang Diketahui

Selasa, 30 Jun 2026 - 22:02 WITA