Begini Cara Kerja Hipnotis Pada Otak 

Senin, 13 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Secara garis besar manusia punya satu pikiran atau kesadaran yang terdiri dari dua bagian, yaitu pikiran sadar dan bawah sadar.

Pikiran Sadar adalah proses mental yang bisa Anda kendalikan dengan sengaja.

Sementara Pikiran Bawah Sadar adalah proses mental yang berfungsi secara otomatis sehingga Anda tidak menyadarinya dan sulit untuk dikendalikan secara sengaja.

Pikiran sadar mempunyai 4 fungsi utama, yaitu: mengenali informasi yang masuk dari pancar indra, membandingkan dengan memori kita, menganalisa, dan kemudian memutuskan respon spesifik terhadap informasi tersebut.

Sedangkan pikiran bawah sadar berfungsi memproses kebiasaan, perasaan, memori permanen, kepribadian, intuisi, kreativitas, dan keyakinan.

Pengaruh pikiran bawah sadar terhadap diri kita adalah 9 kali lebih kuat dibandingkan pikiran sadar.

Itulah mengapa banyak orang yang sulit berubah meskipun secara sadar mereka sangat ingin berubah.

Apabila terjadi pertentangan keinginan antara pikiran sadar dan bawah sadar, maka pikiran bawah sadar selalu menjadi pemenangnya.

Apabila kita ingin mengubah kebiasaan, kepribadian, keyakinan yang negatif, mengendalikan emosi, maka yang harus diubah adalah “program pikiran” yang ada di pikiran bawah sadar.

BACA JUGA :  Reprogram Pikiran Bawah Sadar dengan Sub-Modalities NLP

Misalnya, sebagian besar pecandu itu merugikan dirinya sendiri. Bahkan tidak sedikit yang ingin berhenti dari kecanduannya

Namun mereka seolah tidak bisa lepas dari kebiasaan candu, meskipun segala usaha telah dilakukan.

Hal ini terjadi karena pikiran bawah sadarnya selalu menginginkan candu

Tidak peduli sekuat apapun pikiran sadar berusaha menolak candu, selama pikiran bawah sadarnya masih suka (baca: terbiasa) candu, maka berhenti adalah hal yang mustahil.

Seorang anak kecil usia 0-3 tahun dalam pikirannya belum terbentuk Critical Factor, sehingga anak kecil menerima perintah/informasi dari orang lain begitu saja tanpa berpikir panjang.

Anak kecil tidak menyaring informasi/sugesti, apapun yang diterima dari lingkungannya dianggap sebagai sesuatu yang benar.

Usia 0-3 tahun ini adalah fase kritis dalam pertumbuhan anak. Jika kita banyak memberikan perintah/informasi yang positif, maka anak akan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan sukses, begitu sebaliknya.

BACA JUGA :  Rahasia Menggapai Impian dengan Pikiran Bawah Sadar

Seiring bertambahnya usia, Critical Factor akan membentuk dan semakin menguat hingga dewasa.

Ketika kita sudah dewasa dan dalam kondisi sadar seperti sekarang ini, Critical Factor akan menghalangi afirmasi atau sugesti yang ingin kita tanamkan ke pikiran bawah sadar

Sugesti yang diucapkan dalam kondisi sadar terhalang oleh Critical Factor, sehingga efeknya sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali karena ditolak mentah-mentah oleh Critical Factor.

Misalnya, seorang perokok yang sudah 20 tahun merokok mengatakan pada dirinya “Saya mau berhenti merokok sekarang”, maka Critical Factornya mengkritik dengan kata-kata yang terdengar dalam hati

“Walah kamu mana bisa berhenti merokok, kamu sudah terlalu lama merokok, apa kamu mampu meninggalkan rokok?, omong kosong, kamu dulu juga sudah pernah mau berhenti merokok tapi nyatanya gagal.”

Hasilnya kemauan untuk berhenti merokok itu menjadi lemah dan kita tidak berdaya untuk berhenti merokok.

Saat saya mem-by-pass Critical Factor subjek (orang yang dihipnotis) dan langsung berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar subjek.

BACA JUGA :  Pola Pikir yang Membuat Seseorang Sulit Berkembang

Hasilnya bisa memprogram ulang pikiran subyek seperti berbicara pada anak usia 0-3 tahun.

By-pass di artikan sebagai suatu bentuk manipulasi. Menembus Critical Factor ini dilakukan dengan suatu teknik induksi.

Induksi bisa dilakukan dengan cara membuat pikiran sadar subjek dibuat sibuk, lengah, bosan, bingung (tidak memahami) atau lelah sehingga pintu gerbang menuju pikiran bawah sadar, yaitu Critical Factor terbuka atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Karena Critical Factor terbuka atau pengawasannya lemah maka sugesti akan langsung menjangkau pikiran bawah sadar.

Critical Factor menjadi tidak aktif ketika seseorang dalam kondisi hipnotis.

Maka dari itu, semua sugesti selama tidak bertentangan dengan sistem kepercayaan dan nilai-nilai dasar yang dianut seseorang akan diterima oleh pikiran bawah sadar sebagai kebenaran, kemudian disimpan sebagai program pikiran.

Program pikiran yang sudah ditanamkan melalui sugesti dalam kondisi hipnotis, akan menjadi pemicu perubahan yang permanen.

Artikel Pilihan

Cara Membentuk Kebiasaan Berpikir yang Lebih Baik
Pola Pikir yang Membuat Seseorang Sulit Berkembang
Hipnosis Bukan Sihir, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bangkitkan Kekuatan “Jonimu” dengan Hipnosis dan NLP
Rahasia Menggapai Impian dengan Pikiran Bawah Sadar
Rahasia Pikiran Bawah Sadar: Menguasainya untuk Hidup Sukses
Sugesti Hipnosis untuk Awet Muda
Sugesti Hipnosis untuk Meningkatkan Kemakmuran Finansial

Artikel Pilihan

Senin, 20 April 2026 - 15:46 WITA

Cara Membentuk Kebiasaan Berpikir yang Lebih Baik

Senin, 20 April 2026 - 15:28 WITA

Pola Pikir yang Membuat Seseorang Sulit Berkembang

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:13 WITA

Hipnosis Bukan Sihir, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Sabtu, 20 September 2025 - 16:47 WITA

Bangkitkan Kekuatan “Jonimu” dengan Hipnosis dan NLP

Sabtu, 18 Januari 2025 - 17:03 WITA

Rahasia Menggapai Impian dengan Pikiran Bawah Sadar

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA