Dua Kutub Manusia Dalam Desain Pencipta-Nya

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Kutub Manusia Dalam Desain Pencipta-Nya

Dua Kutub Manusia Dalam Desain Pencipta-Nya

Dalam design penciptaan alam ini, Awalnya Tuhan menciptakan dua kutub yang yang saling berlawanan.

Setiap ciptaan/makhluk adalah energi, dan setiap energi adalah hidup. Sehingga di kutub-kutub itu ada energi yang hidup. Inilah The Grand Design dari alam.

Design awal adalah yang disebut sebagai “The Archetype Design” (Desain Pola Dasar). Makhluk atau Energi hasil dari penciptaan ini adalah yang dinamakan “The Archetypal Energy” (Energi Pola Dasar).

Di atas pola dasar itu dirancang kemudian desin-desain makhluk/energi lainnya, di atasnya pun dibuat sub-sub desain lainnya. Sehingga jadilah seluruh alam ini berserta isinya.

BACA JUGA :  Menggapai Jati Diri yang Alamiah

Dari sifat alamiah alam ini yang memiliki pengkutuban, hanya manusia yang memiliki kedua kutub itu sekaligus di dalam desain penciptanya. Manusia memiliki semua kualitas penciptaan. Manusia memiliki semua kutub ekstrim yang ada.

Namun Manusia juga punya kemampuan untuk mengenali semua kutub-kutub itu, karena hanya dengan memiliki semuanya maka manusia bisa mengenali semuanya pula.

Kita tidak akan mengenali satu kutub tanpa adanya kutub lainnya. Analoginya; kita tidak dapat mengenali panas tanpa adanya dingin, atau sebaliknya.

Dengan mengenali kedua kutub itu di dalam diri ini maka manusia mampu menguasainya. Ada yang memilih salah satu kutub saja.

BACA JUGA :  Meniti Perjalanan di Tepian Sungai

Sehingga ada kelompok orang yang ekstrim di sisi satu, dan ada kelompok orang yang ekstrim di sisi lainnya.

Manusia diciptakan dengan konstruksi dan struktur tubuh yang sempurna, lengkap dengan otak yang baik serta jalur energi yang menjalar ke seluruh tubuh.

Manusia adalah makhluk, maka manusia juga energi seperti seluruh alam ini yang juga adalah energi murni. Manusia memiliki kesadaran yang mampu berada di tengah-tengah dari dual kutub itu.

BACA JUGA :  Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu

Dan dari kesadaran itu, maka kutub-kutub yang tadinya tampak sangat jelas, sekarang menjadi kabur, dan tampak hanya sebagai ilusi. Karena keduanya sesungguhnya adalah hasil proyeksi dari Satu Entitas yang berada seimbang di tengah, tanpa kutub.

Keseimbangan energi yang di tengah ini menembus semua energi dari semua desain yang ada, menembus lebih ke dalam dari lapisan Archetypal Energy (Energi Pola Dasar), menuju sumbernya yang Maha Satu.

Yang terakhir. Satu sumber dari semua sumber. Awal dari segalanya. Non-polar. Yang Tunggal. Tuhan (***)

Artikel Pilihan

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat
Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati
Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu
Eksistensi di Antara Dua Dunia
Mentalmu adalah Wadah Takdirmu
Aku Sesuai Persepsi Hamba-Ku
Mengenal Qi, Prana, Tenaga Dalam, Reiki, dan Telekinesis
Melampaui Hawa Nafsu, Puasa Ramadan sebagai Jalan Pencerahan

Artikel Pilihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:02 WITA

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:07 WITA

Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:10 WITA

Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Eksistensi di Antara Dua Dunia

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:00 WITA

Mentalmu adalah Wadah Takdirmu

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA