Semua ilmu yang ada di dunia ini bersifat netral, ia menjadi negatif dan positif semua bergantung dari setiap orangnya
Jika ada seseorang yang menyalahgunakan suatu ilmu maka bukan ilmunya yang salah namun oknum dari orang tersebut
Kejahatan bukanlah terletak pada suatu ilmu, tetapi di dalam lubuk hati manusia, di dalam amal perbuatannya
Demikian pula dengan ilmu hypnosis atau pun gendam, kedua ilmu tersebut merupakan ilmu pengetahuan ilmiah yang bisa dijelaskan dengan keilmuan psikologi modern.
Di Negara-negara mana pun juga di dunia ini tak ada yang di larang warga negaranya untuk mempelajari sesuatu ilmu pengetahuan.
Malah sampai Ilmu Atoom (Atoomologi), atau Ilmu Kejahatan (Kriminologi) yang namanya sudah cukup menyeramkan!.
Tetapi perbuatan-perbuatan jahat pasti dikutuk dan di hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku.
Lalu, Bagaimana Melawan Kejahatan Hypnosis dan Gendam?
Cara untuk melawan kejahatan dari kedua ilmu tersebut yakni dengan memahami pola dan teknik kerja ilmunya.
Membenci hypnosis dan gendam atau pun menghujatnya juga tidak akan membuat anda kebal dari hypnosis dan gendam.
Justru dengan membenci dan menjauhi segala pengetahuan tentang hypnosis, maka anda semakin buta dengan pola-pola hypnosis dan semakin mudah jadi korban kejahatan.
Perlu dipahami, bahwa setiap hari kita mengalami yang namanya gejala atau fenomena hypnosis itu sendiri tanpa disadari.
Gejala atau fenomena ini yakni kondisi seperti saat kita tengah bermain game, membaca buku, menonton TV, bermedsos, melihat pria tampan atau wanita cantik, shalat dan ibadah serta berdoa dan masih banyak lagi.
Fenomena seperti itu setiap hari kita sering mengalami atau kondisi ke luar masuknya gejala-gejala hypnosis tersebut.
Itulah mengapa ketika kita mendengarkan orang yang bernyanyi dengan suara bagus terkadang kita terkesima. Itu karena disebabkan fenomena hypnosis itu sendiri.
Fenomena-fenomena hypnosis seperti yang disebutkan di atas tadi, itulah yang seringkali kita alami setiap hari.
Pertanyaan dari fenomena tersebut apakah kondisi kita saat itu rileks dan fokus? ataukah karena ada masalah lainnya sehingga pikiran dan perasaan kasak kusuk hingga bingung
Jika anda menjawab Ya atau Tidak kedua-duanya adalah benar, sebab semua terjadi dimana fokus kita diletakkan baik dalam pengkodisian rileks atau pun kasat kusut.
Pikiran yang penuh masalah itu bagian fokus yang diletakkan tanpa disengaja meski pengkodisiannya tidak rileks, namun fokus tersebut akan perlahan-lahan ke zona rileks
Maksudnya begini analoginya : Anda stres lalu pelarian ke diskotik (Itu fokus yang anda letakkan tanpa disengaja) secara otomatis.
Saat anda di diskotek tersebut suasana kacau balau, artinya kondisi anda tidak lagi rileks.
Kemudian anda mencari tempat duduk dan memesan minuman sambil melihat penari diskotek atau lainnya.
Nah, disaat (baca : mencari tempat duduk) dan sudah tengah duduk ditemani ladies dan minuman. Maka posisi anda disini disebut sebagai posisi rileks. Jadi kata kuncinya adalah fokus dan rileks
Jika anda memahami analogi di atas itu artinya anda sudah fokus dan rileks sehingga anda paham dan memahaminya.
Fenomena fenomena hypnosis seperti inilah disebut sebagai hypnosis dalam keadaan sadar. Sementara hypnosis yang bersifat tidur dipakai dalam metode hypnotherapi untuk kemudian diprogram ke pikiran alam bawah sadar kita untuk sesuatu yang bermanfaat baik kesuksesan atau pun kesehatan.
Lalu, Apakah kejahatan hypnosis bisa dilawan dengan membaca doa, jimat, mantra leluhur, atau khodam?
Jawabannya adalah sama sekali TIDAK.
Karena Hypnosis dan Gendam adalah sebuah tekhnik komunikasi khusus yang dapat mempengaruhi pikiran bawah sadar orang.
Hypnosis dan Gendam adalah ilmu yang netral dan bebas nilai. Semua tergantung manusia yang menggunakannya.
Selama anda dapat menerima dan merespons suatu komunikasi. Maka anda dapat dihypnosis dan digendam.
Hypnosis dan Gendam hanya dapat dilawan jika anda sudah mengenali pola-polanya.
Kesimpulan : Dengan belajar teknik hypnosis dan gendam maka kita akan memahami cara kerja ilmu tersebut.






















