Rasamu adalah Doamu

Jumat, 17 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

✅ Merasalah sehat saat ini juga…

✅ Merasalah sukses saat ini juga…

✅ Merasalah bahagia saat ini juga…

✅ Merasalah berkelimpahan saat ini juga…

✅ Merasalah penuh cinta saat ini juga…

Walau pun faktanya belum terjadi

Cara kita “merasa” di atas adalah proses cara melepaskan dan memantulkannya kembali

Akan tetapi sebagian orang masih banyak menganggap enteng dengan mengatakan, “ah,.. untuk apa”? Toh, sama saja, gak pernah berhasil,”? begitu kata sebagian orang-orang yang pesimis dan bermental block

Padahal tanpa mereka sadari, mereka yang bermental block dan pesimis itu dalam setiap detik, menit, jam, dan hari, mereka selalu “merasa” dengan cara yang sama seperti di atas. Namun pada konsep, “merasa negatif” seperti: merasa susah, merara sial, merasa buruk, merasa sulit, dan seterusnya..

BACA JUGA :  Kelimpahan Menanti, Terus Ucapkan Semangat Pagi Selama 21 Hari

Kemudian mereka meminta, merengek, mengiba kepada Tuhan dan semesta, mereka tidak sadar bahwa dengan melakukan itu, mereka sedang memancarkan frekuensi (gelombang) di tataran energi yang rendah, yaitu frekuensi kekurangan.

Dampaknya, mereka semakin bertambah susah, bertambah miskin, dan bertambah serba kekurangan terus menerus

Mereka meminta agar dikeluarkan dari kesulitan, namun cara merasanya ada pada rasa kesulitan.

Maka doamu adalah “kesulitan.” Kamu meminta kesulitan. Dan kamu menerima dan mendapatkan kesulitan tersebut

BACA JUGA :  Doa Rezeki Berkelas Itu Bukan Meminta Uang

Akibatnya apa? Tuhan berkata, “Apa yang kamu pikirkan dan rasakan serta yakini, maka itulah yang akan Aku berikan!”

Alhasil…orang tersebut menerima kembali segala bentuk kesusahan, kemiskinan, kekurangan dalam hidup mereka!

Itulah sebabnya mengapa kita “dipaksa” untuk melatih kebiasaan “merasa positif” seperti itu, yang tak lain agar bisa menjadi kebiasaan positif yang terprogram secara otomatis

Dengan kebiasaan-kebiasaan itu, mindset akan memancarkan keberlimpahan ke semesta.

Tugas kita di area sebab. Sebab Tuhan “bekerja” melalui semesta

Baik Dunia fisik, dunia akibat, dunia takdir, itu semua area Tuhan.

Semua orang berdoa. Dan bagi mereka berdoa itu artinya adalah mengharapkan sesuatu.

BACA JUGA :  Doa dan Ucapanmu "Direkam" Semesta

Mereka memvisualisasikan harapan mereka itu. Itulah doa bagi mereka.

Alam semesta berbicara dalam bahasa rasa. Sehingga dalam berdoa, bukanlah harapanmu yang disampaikan kepada-Nya, melainkan rasa-mu. Apa yang kamu rasakan saat ini, itulah doamu.

Jika kamu meminta agar dikeluarkan dari kesulitan, kamu sedang merasa kesulitan.

Maka doamu adalah “kesulitan”. Kamu meminta kesulitan. Dan kamu akan mendapatkannya.

Jika harapanmu adalah kebahagiaan, maka berbahagialah, sekarang. Dan bersyukurlah karena kamu sudah berbahagia.

Alam semesta akan memahami rasa bahagiamu. Kamu akan mendapatkannya.

Kamu akan paham bahwa hanya ada rasa syukur. Bersyukurlah!

Artikel Pilihan

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat
Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati
Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu
Eksistensi di Antara Dua Dunia
Mentalmu adalah Wadah Takdirmu
Aku Sesuai Persepsi Hamba-Ku
Mengenal Qi, Prana, Tenaga Dalam, Reiki, dan Telekinesis
Melampaui Hawa Nafsu, Puasa Ramadan sebagai Jalan Pencerahan

Artikel Pilihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:02 WITA

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:07 WITA

Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:10 WITA

Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Eksistensi di Antara Dua Dunia

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:00 WITA

Mentalmu adalah Wadah Takdirmu

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA