Mengapa Kamu Merasa Kekurangan?

Jumat, 17 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

✍️ Bila Tuhan sangatlah penuh berlimpah dengan segala nikmatNya, mengapa kamu merasa kekurangan?

Jika merasa seperti ini maka kamu tidak “sejalan” dengan Tuhan.

✍️Jika kamu menganggap bahwa Tuhan Maha Besar, Maha Kaya, dan Maha Berkelimpahan?

Lalu mengapa kamu merasa kekurangan?

Tuhan adalah keberlimpahan, jika kamu merasakan kekurangan maka kamu tidak berkesesuaian dengan Tuhan

Keselarasan dengan Tuhan adalah anda akan berusaha “sejalan” dengan kelimpahan itu.

BACA JUGA :  Logika Aneh dan Pemahaman yang Keliru

Jarak antara anda dan kelimpahan-Nya serta nikmat Tuhan adalah “Usaha” kamu

Usaha itu diawali dengan belajar lalu bertanya dan mengamalkan apa yang telah anda ketahui. Lalu diulangi lagi. lagi dan lagi.

Mudah? tidak. Berat? Ya. Tapi apakah mungkin? Ya!

Ranting yang kecil akan mengalami benturan yang kecil, ranting yang besar atau balok kayu yang besar akan mengalami benturan yang besar pula. Adil, sesuai dengan kemampuan masing-masing ranting kayu itu.

BACA JUGA :  Pemahaman Spiritual Tanpa Batas

Dan keduanya akan tetap selalu berada di dalam aliran sungai. Dan keduanya akan tetap menuju ke suatu tempat di hilir sungai

Ranting yang kecil akan mendapatkan yang sesuai untuknya. Ranting yang besar pun juga begitu.

Semuanya akan sesuai. Anda hanya butuh menerima kesesuaian itu

Masing-masing kita adalah unik. Tidak perlu kita membandingkan bahkan iri dengan ranting lainnya.

BACA JUGA :  Mengenal Qi, Prana, Tenaga Dalam, Reiki, dan Telekinesis

Namun prinsipnya sama, yaitu Tuhan adalah berkelimpahan.

Selaraslah dengan DIA. Jika Tuhan itu Maha Berkelimpahan, maka tidak seharusnya kamu merasa kekurangan.

Belajarlah, bertanyalah, kajilah, temukan jati diri kamu, amalkan, lalu belajarlah lagi, lagi, dan lagi sampai anda mampu menguak berkelimpahan nikmat-Nya itu.

Artikel Pilihan

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat
Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati
Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu
Eksistensi di Antara Dua Dunia
Mentalmu adalah Wadah Takdirmu
Aku Sesuai Persepsi Hamba-Ku
Mengenal Qi, Prana, Tenaga Dalam, Reiki, dan Telekinesis
Melampaui Hawa Nafsu, Puasa Ramadan sebagai Jalan Pencerahan

Artikel Pilihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:02 WITA

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:07 WITA

Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:10 WITA

Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Eksistensi di Antara Dua Dunia

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:00 WITA

Mentalmu adalah Wadah Takdirmu

Artikel Lainnya

Ilustrasi Perang Timur Tengah

Motivasi

Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang

Kamis, 5 Mar 2026 - 00:41 WITA

Ilustrasi

Hypnotherapy

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Sabtu, 21 Feb 2026 - 22:30 WITA

Ilustrasi

Health

Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:59 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Ramadan Momentum Perbaiki Gaya Hidup

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:47 WITA