Logika Aneh dan Pemahaman yang Keliru

Kamis, 1 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Sering kita mendengar atau mendapati banyak orang yang mengaitkan Rezeki Tuhan dengan Rezeki dunia semata yaitu yang pada kesempatan ini saya mengangkat topiknya adalah uang.

Banyak kita dengar Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang itu menurunkan Kasih dan Sayangnya kepada manusia berupa uang, kejayaan, sukses dalam usaha.

Sehingga seoalahnya semakin Sayang Tuhan kepada kita, maka semakin jaya dan kayanya manusia itu.

Dan bila mendapat rezeki besar berupa uang/kekayaan, maka itu semua berkat ibadah seseorang yang lebih baik dari biasanya atau lebih baik dari orang lain.

Maka sering pula saya menerima keluhan dan pertanyaan dari orang/teman, yang bertanya :

Apakah Tuhan sedang membenci saya? karena saat ini saya sedang bangkrut?

Apakah saya sedang jauh dari Tuhan sehingga saya sedang susah karena terlibat utang besar?

Mari kita telaah lebih dalam;

Uang itu ciptaan manusia. Ini jelas. Termasuk implikasi dari uang itu sendiri seperti kekayaan, hutang, dan kemiskinan. Semua itu ciptaan manusia.

Saya berpendapat, Tuhan tidak berkaitan dengan itu semua secara langsung.

Tidaklah bisa kau kaitkan kekayaan sebagai Rezeki Tuhan. Dan tidaklah kau bisa kaitkan kemiskinan sebagai bentuk hukuman Tuhan.

BACA JUGA :  Apa Itu Kulitvasi dan Bagaimana Cara Melatinya?

Rezeki Tuhan tidak sebatas pada apa yang diciptakan manusia, seperti uang. Masalah yang timbul seputar uang adalah masalah yang dibuat oleh manusia sendiri.

Manusia sudah sangat terbiasa menghubungkan Tuhan dengan kebahagiaan dan keriaan yang menjadi standard manusia, dibuat oleh manusia.

Implikasinya sudah sangat jauh, sampai ada orang yang kerap memberikan uangnya kepada banyak orang dengan harapan akan berlipat pula rezeki (uang) yang nanti akan didapat dari Tuhan.

Itu adalah kesalahpahaman manusia terhadap Tuhan. Dan mereka terjebak dalam kepahaman yang salah seumur hidup mereka.

Saya hanya bisa merasa kasihan pada mereka dikala mereka jatuh miskin dan sangat berkekurangan di usia mereka yang sudah sangat lanjut (tua).

Dan sebagian dari mereka pun bertanya-tanya sendiri; “Kemanakah orang-orang yang dulu pernah saya bantu yang dengan harapan akan kembali rizki berlipat-lipat?”

Saya tidak mengatakan bahwa bersedekah, memberi, atau membantu orang lain sebagai tindakan yang sia-sia.

Akan tetapi bila tindakan kebaikan itu diniati karena mengharapkan imbalan yang lebih banyak (dalam rupa uang), maka kebaikannya itu menjadi semu belaka.

BACA JUGA :  Cara Memuji Anak dari Usia 6 Tahun hingga Kuliah

Tuhan mengasihi makhlukNya tanpa syarat, maka sepatutnya kebaikan yang kita salurkan kepada manusia lain juga tanpa syarat apa pun.

Kebaikan kita kepada manusia lain atau kepada sesama makhluk semata-mata adalah karena luasnya ruang hati kita akan semua sifat Cinta Kasih Tuhan kepada diri sendiri, dan kepada semua makhluk.

Hati yang sempit tidak menyisakan tempat bagi Tuhan di dalam diri ini. Dan sangat disayangkan bila ini terjadi sampai akhir hayat.

Terimalah Tuhan apa adanya. Tuhan itu Berkelimpahan dalam pengertian yang hakikinya. Bukan dalam pemahaman manusia yang sempit.

Rezeki Tuhan datang dalam bentuk dualitasnya. Baik itu materi maupun non-materi. Baik itu berupa kejadian yang tampaknya baik karena berkaitan dengan kekayaan, maupun berupa kejadian buruk atau musibah.

Apa pun wujudnya, semua dari Tuhan dan itu adalah rezeki untukmu. Rezeki Tuhan dapat datang dalam wujud sekedar menerima telpon dari seorang sahabat.

Rezeki Tuhan dapat datang dalam bentuk kesedihan karena ditinggal orang yang dicintai. Semuanya itu adalah wujud perilaku Tuhan kepadamu.

Tuhan menunjukmu untuk mengalami itu karena dia sangat dekat denganmu. Segala bentuk “kesenangan” dan “keriaan” yang diharapkan oleh manusia selama ini hanya sebatas apa yang mampu dipikrikan manusia saja.

BACA JUGA :  Salah Dibenarkan, Benar Disalahkan, Oh Tuhan Telah Mati

Di balik setiap peristiwa ada hikmah yang bermanfaat untuk kita. Kita hanya perlu bersabar untuk mengungkapnya.

Dan satu lagi;

Petualangan hidup yang sesungguhnya hanya dimulai sejak kita menerima Tuhan apa adanya.

Segalanya adalah anugerah dari Tuhan. Baik dan buruk. Kita tidak akan bisa bergerak bersama Tuhan sebelum menerima Tuhan apa adanya.

Pandanganmu terhadap segala bentuk usahamu saat ini pun akan berubah. Di balik setiap keuntungan ada kerugian, di balik kebangkrutan ada kebangkitan.

Ada pelajaran berharga yang akan membuatmu lebih baik lagi dalam menjalani usahamu. Ada hikmah. Ada berkah. Ada perbaikan diri.

Tidak akan ada lagi keluhan. Tidak akan ada lagi ratapan. Setiap hari kita sambut dengan sebentuk perayaan, hati ini selalu tersenyum mensyukuri apa pun yang terjadi pada kita.

Tergeraknya hatimu untuk membantu sesama, adalah karena kebahagiaan yang kau terima begitu berlimpahnya sehingga tak sanggup kau tampung sendirian. Sehingga kau bagikan kepada orang lain.

Betulkan dulu logikamu. Gunakan Logika Tuhan, jangan hanya logika manusia.

Artikel Pilihan

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat
Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati
Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu
Eksistensi di Antara Dua Dunia
Mentalmu adalah Wadah Takdirmu
Aku Sesuai Persepsi Hamba-Ku
Mengenal Qi, Prana, Tenaga Dalam, Reiki, dan Telekinesis
Melampaui Hawa Nafsu, Puasa Ramadan sebagai Jalan Pencerahan

Artikel Pilihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:02 WITA

Selain Jam Kembar, Ini Arti Jam Terbalik yang Dianggap Firasat

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:07 WITA

Jalan Sunyi Menemukan Diri Sejati

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:10 WITA

Mengakui Batas Ilmu, Tanpa Merendahkan Ilmu

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Eksistensi di Antara Dua Dunia

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:00 WITA

Mentalmu adalah Wadah Takdirmu

Artikel Lainnya

Ilustrasi Perang Timur Tengah

Motivasi

Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang

Kamis, 5 Mar 2026 - 00:41 WITA

Ilustrasi

Hypnotherapy

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Sabtu, 21 Feb 2026 - 22:30 WITA

Ilustrasi

Health

Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:59 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Ramadan Momentum Perbaiki Gaya Hidup

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:47 WITA