Mengapa seorang bayi samasekali tidak takut ketinggian, hewan beracun, dan berbagai ketakutan lainnya?
Itu karena dalam pikirannya belum terdapat Persepsi (Asumsi/Keyakinan) bahwa semua itu menakutkan.
Saat bayi pertama kali melihat semua itu, tidak ada asumsi yang muncul, kecuali hanya sekedar gambaran mental sederhana akan sesuatu.
Begitu kita memiliki asumsi tentang sesuatu, maka dengan asumsi itulah kita akhirnya menilai segalanya.
Dan karena asumsi ini merupakan realitas internal yang tak terpisahkan dari diri kita, maka semua asumsi ini akan Selalu Bernilai Benar bagi diri sendiri.
Jadi saat telah muncul asumsi bahwa ketinggian itu menakutkan, maka ketakutan itu bernilai benar bagi diri. Dan karenanya menjadi Kenyataan (phobia) bagi diri sendiri.
Oleh sebab itu, kita mesti Secara Sadar Memperbaharui setiap asumsi (keyakinan) kita agar bisa bijak menjalani hidup.
Karena jika kita membiarkan asumsi ini menjadi liar, maka asumsi (Pikiran) inilah yang akan mengendalikan Kesadaran Diri
Pada konteks ini, jangan heran jika ada yang menjadi phobia, depresi, hingga halusinasi.






















