Baik dan Buruk adalah Hiasan Pesta, Bukalah Kedua Matamu

Kamis, 1 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi memandang sebelah mata

Ilustrasi memandang sebelah mata

Ada yang bertanya kepada saya mengapa saya selalu memandang segala sesuatu serba positif?

Sebenarnya bukan positif, lebih tepatnya Sesuai.

Apa pun kejadian atau peristiwa itu, baik yang tampak umumnya sebagai peristiwa baik maupun yang paling dihindari orang.

Bagi saya semuanya sudah sesuai.
Mengapa bisa begitu?

Simple. Karena saya memandang Tuhan yang Singular atau Tunggal. Memang semua ciptaan-Nya adalah DUAL (berpasangan), tetapi Tuhan adalah Tunggal.

Ciptaan-Nya akan selalu tampak Baik dan Buruk, Positif dan Negatif (Dualistis). Dan pada umumnya manusia terperangkap di persepsi Dualistis ini.

BACA JUGA :  Tahun Baru, Tahun yang Membarukan Kesadaran

Mereka akan memilih yang baik dan takut akan yang buruk. Kalau terjadi yang baik mereka syukuri. Sedangkan kalau terjadi yang buruk mereka berteriak minta ampun, meratapi, takut, dan jatuh semangatnya.

“Tuhan itu yang baik-baik saja. Yang buruk bukan dari Tuhan.” begitu ujar mereka.

Seolahnya mereka memandang Tuhan hanya sebelah mata.

Padahal jika diibaratkan pintu yang terkunci dimana dibaliknya terdapat opportunity, pengetahuan, harus didobrak dulu untuk dapat terbuka. Kenapa dobrak? Karena kuncinya tidak ada.

“Dobrak” adalah kata yang berkonotasi negatif, identik dengan sakit, penderitaan, kesengsaraan, dll. Kemudian dijauhi. Kesempatan dan pengetahuan baru itu tidak akan pernah terbuka.

BACA JUGA :  Dahsyatnya Kekuatan Hati yang Jernih

Malah saya memandangnya begini;

Tuhan memberikan ujian padamu berupa rezeki berlimpah. Dan Tuhan memberikan Kasih Sayang-Nya padamu berupa rasa sakitnya penderitaan.

Tuhan mengundangmu dalam sebuah Pesta, yaitu Hidup ini. Bagaimana sikapmu, cara pandangmu terhadap Tuhan menentukan bagaimana kau menghadiri atau memenuhi undangan-Nya.

Pesta-Nya begitu megah bergelimang pernak-pernik kenikmatan hidup. Asal kau tahu bagaimana memandangnya dalam Kemanunggalan-Nya saja kau akan menikmati setiap yang ada di hidup ini.

BACA JUGA :  Ketidaktahuan dan Jalan Membuka Kesadaran Diri

Tidaklah mungkin Pesta Tuhan ini tidak sempurna. Dia-lah Sang Maha Perencana Pesta (Party Planner yang sempurna) Semuanya sudah sempurna adanya. Baik maupun buruknya.

Baik dan buruk adalah hiasan pesta.

Oleh karena itu; bukalah kedua matamu. Terimalah yang Dual untuk memahami yang Singular; Tuhan.

Tuan rumah sudah hadir di tengah-tengah para Tetamu-Nya yang Mulia, tetapi kau si tamu, menghindar untuk menemui-Nya. Sampai kedua matamu terbuka.

Demikian juga dalam memahami orang lain, jangan pernah kau memandangnya sebelah mata. Ingat, dirimu bukan bajak laut.

Artikel Pilihan

Hidup Mengikuti Pikiranmu, Hati yang Menggerakkannya
Menggapai Jati Diri yang Alamiah
The Power of Magnet Hati
Perasaan Versus Perasaan
Syukur adalah Kelimpahan Rezeki Tak Terduga-duga
Kunci Ketenangan Hati dan Harmonisasi
Pertarungan Antara Hati dan Pikiran
Hati Jadi Kunci Hubungan Manusia dengan Tuhan

Artikel Pilihan

Senin, 20 April 2026 - 16:13 WITA

Hidup Mengikuti Pikiranmu, Hati yang Menggerakkannya

Rabu, 8 Januari 2025 - 11:35 WITA

Menggapai Jati Diri yang Alamiah

Minggu, 16 Juni 2024 - 16:55 WITA

The Power of Magnet Hati

Selasa, 26 September 2023 - 00:59 WITA

Perasaan Versus Perasaan

Kamis, 1 Juni 2023 - 09:21 WITA

Baik dan Buruk adalah Hiasan Pesta, Bukalah Kedua Matamu

Artikel Lainnya

Ilustrasi

NLP

7 Tahapan NLP Mengubah Pola Pikir

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WITA

Ilustrasi

NLP

Mengenal Terapi NLP dan Teknik Pemrogramannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:55 WITA