Apapun yang diyakini oleh Alam Bawah Sadar (ABS) maka akan terbentuk menjadi kebiasaan
Ketika sudah menjadi kebiasaan, otomatis kebiasaan ini akan selalu memaksa.
Alam bawah sadar (ABS) juga itu tidak bisa membedakan mana positif dan negatif
ABS hanya merespon energi dan kebiasaan yang dibentuk. Kebiasaan itu apakah negatif atau positif
Jika Anda keluar dari rutinitas kebiasaan tersebut. Maka kamu akan dipaksa untuk kembali pada rutinitas kebiasaan yang telah diyakini benar oleh Alam Bawah Sadar (ABS)
Inilah alasan kenapa sebuah kebiasaan sulit diubah. Sebab kebiasaan adalah hal-hal yang secara berulang kita lakukan, dan kita melakukannya di alam bawah sadar (ABS)
Kebiasaan juga menyangkut cara berpikir, hasrat, dan perasaan kita, yang terbentuk oleh berbagai pengalaman kita di masa lalu.
Berulang, itu adalah sifat penting pada kebiasaan, yang membuatnya memiliki kekuatan yang hebat.
Pertanyaannya adalah Berulang dengan cara Negatif atau Positif kah? Inilah yang kita harus Benahi setelah membaca semua ini.
Proses suatu perilaku atau tindakan menjadi kebiasaan disebut habit formation.
Ada beberapa tindakan kita sehari-hari yang merupakan kebiasaan.
Misalkan, Naik sepeda, naik motor, atau menyetir mobil, adalah kebiasaan. Kita tidak lagi berpikir saat mengayuh sepeda, atau menekan pedal-pedal di mobil.
Padahal yang kita lakukan tidak benar-benar perulangan. Syaraf-syaraf kita merespon secara otomatis konteks atau situasi yang kita hadapi secara cepat.
Keterampilan tangan pada umumnya adalah kebiasaan.
Seseorang yang mampu mengetik cepat mendapatkan keterampilannya dari latihan berulang.
Demikian pula seorang koki yang mampu memotong secara cepat dengan memakai pisaunya.
Kebiasaan bukan sekedar soal tindakan fisik saja. Kebiasaan juga menyangkut soal berpikir.
Kalau kita biasa berpikir, menganalisa, beraksi terhadap suatu situasi dengan cara tertentu, maka ia akan membentuk suatu pola pikir.
Pola pikir adalah kebiasaan dalam berpikir. Sama seperti kebiasaan fisik, pola pikir sulit diubah. Tapi, sekali lagi, ia bisa diubah dengan latihan. Juga dengan konsep perubahan dalam berpikir, yakni “Melawan Miskin Pikiran.”
Kita adalah kebiasaan kita. Kita dibentuk oleh berbagai kebiasaan. Sukses atau gagalnya kita, ditentukan oleh kebiasaan-kebiasaan tersebut.
Bila kita mau belajar dari orang sukses, cobalah menelisik pola kebiasaannya.
Ia pasti punya kebiasaan tertentu. Kalau kita ingin berubah dari diri kita yang sekarang, tidak bisa tidak, kita harus mengubah kebiasaan-kebiasaan kita.






















