Motivasi

Kebiasaan yang Berulang Itu Sulit Diubah

Icky
×

Kebiasaan yang Berulang Itu Sulit Diubah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Kebiasaan negatif
Ilustrasi Kebiasaan negatif

Kita berpikir antara 60.000 hingga 70.000 pikiran dalam satu hari, dan kebanyakan dari kita, 90 persen dari pikiran itu sama persis dengan yang dimiliki sehari sebelumnya.

Oleh karena itu, pilihan yang diambil selalu sama, perilaku selalu sama, pengalaman selalu sama, dan perasaan yang dirasakan juga selalu sama. Kemudian perasaan inilah yang mengarahkan kebiasaan rutin sehari-hari.

Mulai dari bangun, beraktivitas di rumah dan luar rumah, hingga malam tiba, karena perasaan yang dirasakan cenderung selalu sama dan berulang, maka sikap dan perilaku pun selalu sama saat bertemu dengan orang, benda, tempat, waktu, dan peristiwa.

Memori yang muncul pun juga cenderung selalu menghadirkan perasaan yang sama. Inilah yang disebut kebiasaan. Dan kebiasaan ini akan sulit diubah sebab sudah menancap di bawah sadar.

BACA JUGA :  Hati-hati! Flexing Itu Jadi Celah Kriminal Juga Berdampak Negatif

Jika kebiasaan bersifat positif yang tertanam maka hal itu jauh lebih baik ketimbang kebiasaan negatif tersebut.

Meski pada hakikatnya manusia ingin berubah, namun karena kebiasaan yang sama dan diulang setiap hari, sesungguhnya membuat manusia semakin sulit berubah. Yang ada adalah kebiasaan yang intens itulah yang sering terjadi.

Saat seseorang lebih banyak merasakan perasaan kesal, marah, kecewa, sakit hati, merasa diperlakukan tidak adil, atau dengan kata lain rutin stres, maka perasaan ini mendrive perilakunya setiap hari.

BACA JUGA :  Kebanyakan dari Kita Suka Berlatih untuk Tidak Bahagia

Maka perubahannya adalah ia semakin intens stres atau kadar stresnya menjadi semakin intens setiap saat di setiap hari.

Maka jangan heran di usia paruh baya iapun mengalami banyak keluhan psikis dan fisik.

Bahkan keluhan ini sudah banyak menimpa para remaja zaman now, akibat pengulangan kebiasaan stres sejak kecil.

Begitu pula sebaliknya, saat kita mengubah cara berpikir kita, mengubah cara pandang kita, menggunakan akal sehat kita untuk memandang kehidupan ini dengan lebih dewasa dan bijak

Maka kita akan mengambil pilihan yang berbeda, sikap kita berbeda, perilaku kita berbeda, pengalaman yang kita alami berbeda, dan akhirnya perasaan yang kita rasakan pun berbeda.

BACA JUGA :  Mengapa Mengantuk Saat Baca Buku?

Jika perasaan konstruktif atau positif yang dirasakan setiap hari, maka akan membuat kadar diri dan perasaan kita menjadi semakin intens positif.

Kita akhirnya membangun kebiasaan positif setiap hari saat bertemu dengan orang, benda, tempat, waktu, dan peristiwa.

Hal ini akan membuat kita menjadi semakin dewasa, semakin bijak melihat kehidupan, tidak timbul perasaan dendam, dan menjadi lebih bahagia seiring berjalannya waktu, serta cenderung menjadi awet muda.

Pada akhirnya pilihan hidup ada di tangan kita masing-masing. Pilih bahagia atau stres disaat menjalani kehidupan ini? Jika bahagia pilihannya maka ciptakanlah kebiasaan bahagia itu!

Jalan Hidup Tak Semudah 5+5=10
Motivasi

Jalan Hidup Tak Semudah 5+5=10 mengingatkan kita bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai hitungan, tetapi selalu punya maksud yang lebih besar. Lewat moitvasi spiritual ini, kita diajak percaya bahwa Terkadang Tuhan Beri Jalan 6×2+10-2-11+1=10 untuk membentuk kita menjadi lebih kuat dan bijak.

Kekuatan Sugesti: Kata-Kata adalah Energi dan Doa
Motivasi

Kekuatan sugesti mengingatkan kita bahwa setiap ucapan punya dampak, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Saat kita sadar bahwa kata kata adalah energi, kita pun lebih waspada dengan ucapanmu dan memahami bahwa ucapanmu adalah doa.

Kemarahan Terpendam Memunculkan Penyakit Mental dan Fisik
Motivasi

Di artikel ini, Anda akan menemukan cara mengatasi baper yang sederhana dan mudah diterapkan agar tidak mudah tersinggung oleh hal-hal kecil. Yuk, pahami langkah-langkah praktis untuk Hindari Baper dan menjaga hati tetap lebih tenang setiap hari.