Cegah Sebelum Parah, Kenali Tanda-Tanda Diabetes Ini

Rabu, 15 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemeriksaan gula darah

Ilustrasi pemeriksaan gula darah

Diabetes tipe 2 adalah kondisi kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah atau glukosa akibat resistensi insulin.

Diabetes bisa menjadi induk dari berbagai penyakit. Mengenali tanda-tanda diabetes tipe 2 bisa sangat membantu

Pasalnya, diabetes yang terdeteksi lebih dini akan lebih mudah dikendalikan, ketimbang mengetahuinya ketika sudah parah.

Pasien dengan diabetes tipe 2 memiliki kadar gula darah yang sangat tinggi.

Ini terjadi karena sel tubuh tidak bisa menggunakan hormon insulin, yang memiliki tugas penting dalam sistem metabolisme tubuh, secara normal

Mengenali tanda diabetes sedini mungkin, bisa membantu menghindari Anda dari sejumlah komplikasi kesehatan akibat diabetes.

Melansir dari Healthline, berikut beberapa tanda-tanda diabetes yang patut Anda kenali:

1) Sering buang air kecil

Kondisi sering buang air kecil atau yang juga dikenal dengan poliuria, adalah kondisi ketika intensitas buang air kecil Anda sudah menjadi sangat berlebihan, dan ini menjadi pertanda bahwa kadar gula darah Anda cukup tinggi, termasuk yang keluar bersama urine.

BACA JUGA :  Waspada, Ini Gejala Kanker Prostat yang Jarang Disadari Pria

Ketika ginjal tidak dapat lagi menyaring sejumlah besar glukosa, ginjal akan membiarkan glukosa untuk masuk ke dalam urine. Ini membuat Anda harus sering buang air kecil, termasuk di malam hari saat sudah tertidur.

2) Rasa haus yang ekstrem

Rasa haus yang ekstrem juga bisa menjadi tanda awal diabetes lainnya. Kadar gula darah yang tinggi, ditambah intensitas buang air kecil yang juga tinggi, membuat Anda lebih mudah merasa haus.

3) Rasa lapar meningkat

Rasa lapar yang meningkat dan sering terjadi, atau polifagia, juga merupakan tanda-tanda diabetes. Tubuh menggunakan glukosa dalam darah untuk memberi makan sel-sel dalam tubuh.

Ketika hal ini terganggu, sel-sel tidak bisa menyerap glukosa. Akibatnya, tubuh akan mencari lebih banyak bahan bakar, sehingga lapar terus-menerus datang.

4) Kesemutan atau mati rasa

BACA JUGA :  Ini Jenis Olahraga yang Cocok untuk Cegah Asam Lambung

Apakah Anda sering merasa kesemutan atau bahkan mati rasa? Maka hati-hati, ini juga merupakan tanda-tanda diabetes yang patut diwaspadai.

Kesemutan sebagai tanda awal diabetes biasanya terjadi pada jari-jari tangan, tangan, kaki, dan jari-jari kaki. Ini juga bisa menjadi pertanda adanya kerusakan saraf, atau kondisi neuropati diabetik.

Kondisi ini biasanya berkembang secara perlahan, akan tetapi, beberapa kasus juga melaporkan bahwa kesemutan atau mati rasa merupakan tanda awal diabetes.

5) Penyembuhan luka yang lambat

Jika Anda melihat luka yang terbentuk di area tubuh Anda lebih lama untuk sembuh, maka ini bisa menjadi tanda-tanda diabetes.

Ada beberapa alasan mengapa luka sembuh lebih lambat ketika Anda menderita diabetes.

Seiring waktu, kadar gula darah yang tinggi akan mempersempit pembuluh darah, memperlambat sirkulasi darah, dan membatasi nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka.

Kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan bisa merusak sistem kekebalan alami tubuh, sehingga tubuh akan lebih sulit dalam melawan infeksi.

BACA JUGA :  Bahaya Radiasi HP Bisa Picu Vertigo dan Insomnia

6) Mulut kering

Mulut kering adalah salah satu tanda-tanda diabetes yang paling umum. Terjadinya mulut kering akibat diabetes diduga karena tingginya kadar gula darah.

Beberapa gejala mulut kering antara lain:

■ Mulut terus terasa kering

■ Sulit mengunyah, menelan, atau berbicara

■ Bibir kering dan pecah-pecah

■ Terjadi luka atau infeksi di mulut

■ Lidah kering dan kasar

7) Kelelahan ekstrem

Kelelahan ekstrem juga menjadi tanda-tanda diabetes yang khas.

Kondisi ini terjadi akibat kurangnya glukosa yang bisa digunakan tubuh sebagai energi.

Selain karena alasan ini, ada banyak juga hal lain yang bisa menyebabkan kelelahan, seperti:

■ Dehidasi

■ Kualitas tidur yang buruk

■ Kurangnya aktivitas fisik

■ Kegemukan

■ Pola makan yang buruk

■ Masalah psikologis

■ Ketidakseimbangan hormon

Artikel Pilihan

Olahraga Saat Puasa, Kapan Waktu Terbaik dan Seberapa Aman?
Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari
Rahasia Kelaki-lakian: ‘Viagra Alami’ dari Bit, Bayam, Ubi, dan Tomat
Epilepsi: Penyebab, Risiko Kejang di Tempat Umum, dan Peran Hipnoterapi
Puasa Aktifkan Autofagi, Proses Perbaikan Sel
Waspada! Kebanyakan Tidur Saat Puasa Bisa Bahaya
Bahaya Makan Manis Berlebihan Saat Berbuka Puasa
Habis Berbuka Puasa Malah Lemas? Begini Cara Mengatasinya!

Artikel Pilihan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:11 WITA

Olahraga Saat Puasa, Kapan Waktu Terbaik dan Seberapa Aman?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:59 WITA

Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari

Sabtu, 20 September 2025 - 16:23 WITA

Rahasia Kelaki-lakian: ‘Viagra Alami’ dari Bit, Bayam, Ubi, dan Tomat

Senin, 12 Mei 2025 - 22:00 WITA

Epilepsi: Penyebab, Risiko Kejang di Tempat Umum, dan Peran Hipnoterapi

Rabu, 5 Maret 2025 - 13:14 WITA

Puasa Aktifkan Autofagi, Proses Perbaikan Sel

Artikel Lainnya

Ilustrasi Perang Timur Tengah

Motivasi

Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang

Kamis, 5 Mar 2026 - 00:41 WITA

Ilustrasi

Hypnotherapy

Meditasi di Bulan Ramadan, Aman dan Penuh Manfaat

Sabtu, 21 Feb 2026 - 22:30 WITA

Ilustrasi

Health

Puasa dan Kesehatan Jantung: Manfaat yang Jarang Disadari

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:59 WITA

Ilustrasi

Pencerahan

Ramadan Momentum Perbaiki Gaya Hidup

Sabtu, 21 Feb 2026 - 21:47 WITA