Motivasi

Sejalan dengan Ucapan, Pemikiran dan Tindakan

Icky
×

Sejalan dengan Ucapan, Pemikiran dan Tindakan

Sebarkan artikel ini
Mahatma Gandhi dan Albert Einstein/Net

Amit Goswami, Ph.D. seorang Profesor Fisika menceritakan rahasia kesuksesan Mahatma Gandhi

Istri Gandhi pernah ditanya oleh seorang jurnalis bagaimana Gandhi bisa mencapai begitu banyak. “Sederhana,” kata sang istri.

“Gandhi sejalan dalam hal ucapan, pemikiran, dan tindakannya.”

Goswami melanjutkan: Kita semua ingin menjadi orang yang berprestasi; kita ingin memenuhi arti dan tujuan hidup kita.

Tantangan krusialnya adalah bagaimana mencapai keselarasan antara ucapan, pikiran, dan tindakan.

Dengan kata lain, tantangannya adalah mengintegrasikan pikiran dan emosi.

Pikiran apapun yang kita pikirkan dan kemudian terkait dengan perasaan, maka saat itu pula kita telah mengubah tubuh sendiri.

BACA JUGA :  Antara Kebutuhan dan Keinginan

Pemikiran yang menghadirkan perasaan marah, sedih, inspirasi, gembira, atau bahkan gairah seksual, telah mengubah diri kita sesuai dengan apa yang kita pikirkan dan rasakan.

Saat kita memikirkan bahwa “Saya tidak bisa”, “Saya bisa”, “Saya tidak cukup baik”, atau “Saya mencintaimu”, memiliki perubahan nyata di tubuh kita.

Apapun yang kita pikirkan dan rasakan mengubah reaksi di tubuh dan akhirnya mengubah kondisi tubuh dan tindakan kita.

Saat berpikir dan merasa destruktif, tubuh akan berubah menjadi kurang sehat, penuh rasa malas, dan tujuan yang tak bakal tercapai.

BACA JUGA :  Kemana pun Berobat Ujungnya Selalu Diarahkan ke Pikiran

Sebaliknya ketika pikiran dan perasaan konstruktif, tubuh berubah menjadi lebih sehat, semangat dalam bekerja, dan tindakan optimis dalam mencapai tujuan.

Kata Joe Dispenza, “Suka atau tidak suka, sekali pikiran muncul di otak, selebihnya adalah sejarah. Dengan memilih untuk mengubah kesadaran,

Kita mengubah otak kita. Kita tidak hanya mengubah cara kerja otak kita beberapa saat sebelumnya, tetapi kita juga mengubah cara kerjanya di saat berikutnya, dan mungkin selama sisa hidup kita.”

Oleh sebab itu, sadarilah untuk tidak mudah terikat pada hal-hal yang pada dasarnya hanya berupa kenikmatan sesaat.

BACA JUGA :  Pencarian Identitas Sejati

Akan tetapi, berupayalah mengubah kesadaran agar lebih fokus pada tujuan-tujuan besar yang bermakna dan hal-hal yang justru memberi kebahagiaan sejati.

Ucapan Einstein kepada istrinya memberi pelajaran berharga kepada kita.

Ketika Albert Einstein meninggalkan Jerman dan ke Amerika, istrinya menjadi sangat khawatir bahwa dia harus meninggalkan begitu banyak perabotan dan barang-barang rumah tangga lainnya.

“Saya terikat dengan mereka,” keluhnya

Kepada seorang teman. Untuk ini, Einstein bercanda

“Tapi sayangku, mereka tidak terikat padamu.”

 

 

(Tulisan ini disadur dari berbagai sumber dan diperbarui melalui penanyangan yang telah terbit)

Jalan Hidup Tak Semudah 5+5=10
Motivasi

Jalan Hidup Tak Semudah 5+5=10 mengingatkan kita bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai hitungan, tetapi selalu punya maksud yang lebih besar. Lewat moitvasi spiritual ini, kita diajak percaya bahwa Terkadang Tuhan Beri Jalan 6×2+10-2-11+1=10 untuk membentuk kita menjadi lebih kuat dan bijak.

Kekuatan Sugesti: Kata-Kata adalah Energi dan Doa
Motivasi

Kekuatan sugesti mengingatkan kita bahwa setiap ucapan punya dampak, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Saat kita sadar bahwa kata kata adalah energi, kita pun lebih waspada dengan ucapanmu dan memahami bahwa ucapanmu adalah doa.

Kemarahan Terpendam Memunculkan Penyakit Mental dan Fisik
Motivasi

Di artikel ini, Anda akan menemukan cara mengatasi baper yang sederhana dan mudah diterapkan agar tidak mudah tersinggung oleh hal-hal kecil. Yuk, pahami langkah-langkah praktis untuk Hindari Baper dan menjaga hati tetap lebih tenang setiap hari.