Hypnosis

Membingkai Ulang Suatu Frame dengan Cara Mengganti Konteks

Icky
×

Membingkai Ulang Suatu Frame dengan Cara Mengganti Konteks

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Reframing

Reframing atau Frame dalam Neuro Linguistic Programming (NLP) merupakan kerangka berpikir seseorang, atau cara seseorang “melihat” suatu hal.

Ketika seseorang berbicara pada kita, kita dapat mengenali bagaimana cara dia “melihat” (frame) dunianya.

Seringkali permasalahan yang muncul pada seseorang karena  melihat dunianya dengan menggunakan frame yang salah, dan ketika itu terjadi, kecendrungan yang sering terjadi adalah potensi-potensi yang dimilikinya menjadi terbatas.

Mengatasi masalah seperti ini, NLP mengenalkan suatu teknik yang dikenal sebagai Reframing, yaitu suatu cara membantu seseorang agar melihat dengan cara yang berbeda sehingga mendapatkan frame yang lebih baik.

BACA JUGA :  Rahasia Pikiran Bawah Sadar: Menguasainya untuk Hidup Sukses

Reframing dalam NLP, terdapat 2 macam, yaitu:

Context Reframing , membingkai ulang suatu frame dengan cara mengganti konteks

Contohnya:

Seorang ibu berkeluh kesah tentang anak yang sering mencoret-coret tembok.

Reframenya : “Andaikan sekarang tembok anda sudah bersih dan itu berarti anak-anak sudah tidak ada di sisi anda. apakah itu membuat anda nyaman? ”

Meaning Reframing, mendapatkan frame baru dengan cara melihat dari sudut pandang yang berbeda.

Contohnya : Seorang anak yang mengeluh karena orang tuanya tidak pernah membelikan pakaian baru setiap hari raya Lebaran

Reframenya : “Mungkin orang tua kamu ingin kamu menghargai yang kamu miliki sekarang”

BACA JUGA :  Mengendalikan Pikiran Negatif dengan Benar

“Coba kamu lihat orang yang tidak bisa merayakan Lebaran, karena tidak punya apa-apa, atau bahkan yang sudah tidak memiliki orang tua?

Pada reframe ini, saya mencoba mengajak si anak agar melihat dengan sudut pandang yang berbeda

 Contoh reframe 1, mengajak si Anak masuk pada sudut pandang orang tua, sedangkan

Contoh reframe 2, mengajak si Anak masuk pada sudut pandang anak-anak lain.

Tujuannya cukup sederhana, agar si Anak bisa menghargai apapun yang didapatkannya.

Prinsip dasar ketika melakukan reframing adalah:

  • Kondisi rapportyang baik, karena dengan begitu kita dapat benar-benar memahami pusat permasalahan dari frame orang lain.
  • Mengenali cukup detail dari frame yang salah sehingga ketika dapat membingkai ulang (reframing) pada tepat sasaran.
  • Ketika melakukan reframing, tidak selalu harus memberikan suatu saran, karena reframing yang baik adalah dari orang itu sendiri, jadi reframing dapat dilakukan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan seseorang agar membingkai ulang framenya.
  • Ketika melakukan reframing, yang perlu diingat adalah mengarahkan pada frame baru yang lebih baik dari sebelumnya.
BACA JUGA :  Teknik Mengelola Pikiran dengan Anchoring

Cara manusia melihat  dan bereaksi terhadap sesuatu, menunjukan kualitas dari mentalnya

Hypno Sex (Ilustrasi)
Hypnosis

Ingin menghadirkan keintiman yang lebih dalam dan memuaskan bersama pasangan? Temukan bagaimana penerapan Hypno Seks dan teknik hypnosis yang tepat dapat membuka rahasia kuat seks untuk kehidupan rumah tangga yang lebih harmonis.

Bagaimana Cara Menghypnosis?
Hypnosis

Mengatasi malas bisa terasa lebih mudah saat Anda memahami cara kerja pikiran, dan di sinilah hypnosis dapat membantu. Lewat hypnotherapy, motivasi dari dalam bisa dibangun kembali agar Anda lebih fokus, tenang, dan siap mengambil tindakan.

Seorang wanita muda dengan rambut cokelat panjang duduk bersandar pada dinding beton abu-abu, menatap ke bawah dengan ekspresi sedih dan penuh perhatian, lengannya bertumpu pada lututnya saat dia mencoba mengendalikan pikiran negatif dengan benar.
Hypnosis

Pikiran negatif bisa muncul kapan saja, tetapi dengan pemahaman yang tepat, Anda dapat mengelolanya tanpa kehilangan arah. Artikel ini membahas cara sederhana dalam psikologi dan motivasi untuk membantu Anda tetap tenang, berpikir lebih jernih, dan kembali percaya diri.